Pentagon Ungkap Biaya 2 Bulan Perang As Di Iran Capai Rp433,8 Triliun

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Perang Amerika Serikat di Iran nan telah berjalan selama dua bulan lebih telah menelan biaya sekitar US$25 miliar (Rp433,8 triliun).

Hal itu diungkapkan seorang pejabat senior Kementerian Pertahanan AS (Pentagon), Jules Hurst, pada Rabu (29/4) di hari Menteri Pertahanan Pete Hegseth menghadap Kongres untuk bersaksi soal perkembangan perang AS di Iran sejauh ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hurst, nan menjalankan tugas sebagai pengawas finansial (comptroller), mengatakan kepada personil Komite Angkatan Bersenjata DPR bahwa sebagian besar anggaran tersebut digunakan untuk amunisi.

Namun, Hurst tidak merinci komponen apa saja nan termasuk dalam perkiraan biaya tersebut, termasuk apakah sudah memperhitungkan proyeksi biaya pembangunan kembali dan perbaikan prasarana pangkalan di Timur Tengah nan rusak akibat konflik.

Biaya sebesar US$25 miliar tersebut setara dengan seluruh anggaran tahunan NASA tahun ini.

[Gambas:Video CNN]

Namun, belum jelas gimana Pentagon menghitung nomor tersebut, mengingat sumber sebelumnya mengatakan kepada Reuters bulan lampau bahwa enam hari pertama perang saja diperkirakan telah menelan biaya setidaknya US$11,3 miliar.

Sementara itu, Menhan Hegseth membela pengeluaran perang tersebut dengan mengatakan kepada personil parlemen bahwa jumlah itu sepadan dengan tujuan AS untuk memastikan Iran tidak mempunyai senjata nuklir.

"Berapa nan bakal Anda bayar untuk memastikan Iran tidak mendapatkan peledak nuklir? Berapa?" kata Hegseth.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional