Jakarta, CNN Indonesia --
Riuh penolakan mobil China masuk wilayah Amerika Serikat (AS) makin kencang dihembuskan. Kali ini melalui tiga senator Partai Demokrat nan menulis sebuah pernyataan dalam surat kepada Presiden Donald Trump.
Inti dalam surat adalah mendesak Trump melarang produsen mobil China membangun kendaraan di AS, serta mencegah mobil China nan dirakit di Meksiko alias Kanada masuk ke pasar negeri Paman Sam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senator Tammy Baldwin, Elissa Slotkin, dan Chuck Schumer mengutip pernyataan Trump pada Januari di Detroit nan menyebut dirinya terbuka terhadap produsen mobil China nan mau membangun pabrik di AS.
Di sisi lain, menurut survei terbaru, minat konsumen AS terhadap kendaraan tersebut mulai meningkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita kudu memandang dengan bening bahwa mengundang produsen mobil China untuk membuka pabrik di AS bakal memberikan untung ekonomi nan tidak tertandingi dan mustahil dikejar oleh produsen mobil Amerika. Serta dapat memicu krisis keamanan nan tidak bisa dipulihkan," tulis senator dalam surat kepada Trump nan pertama kali dilaporkan Reuters, dikutip Senin (6/4).
Menanggapi perihal tersebut, pihak Gedung Putih mengatakan pemerintah tetap berupaya menarik investasi ke sektor industri dalam negeri, namun membantah bakal mengorbankan keamanan nasional.
"Anggapan bahwa kami bakal mengorbankan keamanan nasional demi perihal itu adalah tidak berdasar dan keliru," ujarnya.
Pada Januari, Trump menyatakan terbuka jika produsen mobil China mau membangun kendaraan di AS.
"Jika mereka mau masuk dan membangun pabrik serta mempekerjakan Anda, teman, dan tetangga Anda, itu bagus, saya menyukainya," kata Trump saat berbincang di Detroit Economic Club.
Pemerintahan Presiden AS Joe Biden sebelumnya telah memberlakukan izin pada Januari 2025 nan secara efektif melarang produsen mobil China menjual kendaraan penumpang di AS. Kebijakan ini didasari kekhawatiran keamanan nasional, terutama mengenai potensi kendaraan mengumpulkan info sensitif dari pemiliknya di Amerika.
Larangan itu mendapat support kuat dari produsen mobil AS dan beragam golongan industri otomotif.
Pada Februari 2026, asosiasi industri nan mewakili nyaris seluruh perusahaan otomotif besar juga mendesak pemerintah AS untuk tetap menutup pasar agar tak dimasuki pabrikan China, menjelang rencana pertemuan Trump dengan Presiden China Xi Jinping pada Mei.
Awal pekan ini, Senator Partai Republik Bernie Moreno dari Ohio menyatakan bakal mengusulkan undang-undang untuk menutup sepenuhnya pasar AS dari mobil China, termasuk dari sisi perangkat keras, perangkat lunak, maupun kerja sama.
"Meski pembangunan pabrik baru oleh produsen mobil China di AS dapat menciptakan sejumlah pekerjaan perakitan dan bangunan sementara, jumlah tersebut tidak bakal bisa menutupi potensi kehilangan pekerjaan dalam jangka panjang," tulis para senator dalam surat tersebut.
Kedutaan Besar China di Washington belum memberikan komentar langsung pada Jumat. Namun sebelumnya, pihak kedutaan menyatakan China membuka pintu bagi perusahaan otomotif global, sementara AS justru menerapkan proteksionisme perdagangan dan beragam hambatan, termasuk kebijakan subsidi diskriminatif nan menghalangi kreator mobil China masuk ke pasar AS.
(ryh/fea)
Add
as a preferred source on Google
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·