Penjualan Mobil Di As Turun Imbas Perang Di Timur Tengah

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Penjualan kendaraan di Amerika Serikat (AS) diperkirakan menurun pada kuartal pertama tahun ini imbas perang di Timur Tengah nan semakin memanas.

Situs info otomotif Edmunds memperkirakan penjualan mobil AS kuartal pertama tahun ini sebesar 3,7 miliar alias turun sebanyak 6,5 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Ekonom di Cox Automotive Charlie Chesbrough mengatakan bentrok di Timur Tengah membikin pasar kendaraan AS menjadi semakin tidak menentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Konflik di Timur Tengah saat ini menambah ketidakpastian nan sangat besar pada pasar kendaraan," kata Charlie, seperti dikutip AFP, Rabu (1/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan AS-Israel ke Iran sejak akhir Februari telah meningkatkan nilai minyak hingga lebih dari 50 persen. Fenomena ini berujung pada lonjakan nilai bahan bakar minyak (BBM) di AS menjadi sebesar USD4 alias setara Rp68 ribu (kurs Rp17.017).

Edmunds menilai cuaca buruk, ketidakpastian geopolitik, kenaikan nilai minyak, dan tantangan keterjangkauan menjadi pendorong penurunan penjualan dibandingkan tahun lalu.

Sebelumnya, kekhawatiran tentang tarif nan diberlakukan Presiden AS Donald Trump telah mendorong lonjakan penjualan mobil tahun lalu. Imbasnya, nomor penjualan tahun ini terlihat menurun cukup dalam.

Produsen dan beberapa pengamat beranggapan tetap terlalu awal menentukan akibat keseluruhan perang terhadap pencapaian industri otomotif AS.

"Kami tentu saja memantau situasi ini," kata perusahaan Toyota.

"Namun, pada tahap ini, tetap terlalu awal untuk menentukan gimana industri ini bakal terdampak," tambah perusahaan asal Jepang ini.

Meski begitu, Cox Automotive memperkirakan penjualan mobil Toyota menurun 0,1 persen pada kuartal pertama tahun ini.

Di sisi lain, akibat kondisi ini pada penurunan penjualan mobil listrik AS tetap terbilang lebih baik. Analis memprediksi penjualan Tesla pada kuartal pertama tahun ini sebanyak 365.645 unit, naik sebesar 8,6 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, meski nomor ini tetap turun sebesar 12,6 persen dibandingkan kuartal keempat tahun 2025.

(iqb/mik)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-oto