PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) memastikan kesiapan gas di wilayah setempat dalam kondisi aman. Masyarakat pun diimbau tidak perlu panik maupun melakukan pembelian berlebih.
Kepala Disdagperin Kalteng, Norhani, menjelaskan bahwa info mengenai stok gas nan hanya tersedia untuk dua hari merupakan bagian dari siklus logistik nan normal.
“Memang betul stok di depot saat ini untuk dua hari. Namun, itu bakal terus berkepanjangan seiring masuknya kargo kapal. Ini merupakan siklus normal dalam penyediaan,” ucapnya, Kamis 9 April 2026.
Pada 8 April 2026 telah masuk tambahan pasokan sebanyak 1.000 metrik ton nan saat ini tetap dalam proses bongkar muat. Kondisi tersebut menunjukkan pengedaran gas melangkah lancar tanpa kendala.
Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa tanpa perlu melakukan panic buying. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang. Persediaan kondusif dan tidak ada halangan dalam distribusi,” tambahnya.
Di sisi lain, Disdagperin juga mengingatkan para pelaku usaha, mulai dari pemasok hingga pangkalan, agar tidak melakukan penimbunan. Tindakan tersebut dinilai dapat memicu keresahan dan mengganggu stabilitas nilai di masyarakat.
“Praktik penimbunan merupakan pelanggaran serius nan dapat dikenakan hukuman pidana sesuai ketentuan perundang-undangan.
Dengan kondisi pengedaran nan tetap terjaga, pemerintah berambisi masyarakat tidak mudah terpengaruh rumor nan tidak jelas dan tetap bijak dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya. (yud)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·