Pemprov Kalteng Dorong Kuliner Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong sektor kuliner dan jasa boga menjadi salah satu penggerak utama perekonomian wilayah melalui penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan organisasi profesi.

Hal tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng Sunarti saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Provinsi Kalteng Tahun 2026 di Ballroom Hotel Luwansa, Palangka Raya, Selasa (19/5/2026).

“Keberadaan makanan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kebutuhan mendasar inilah nan kudu kita tangkap sebagai kesempatan emas untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” ujar Sunarti dalam sambutannya.

Menurutnya, Kalteng mempunyai kekayaan alam dan warisan kuliner unik nan dapat menjadi daya tarik wisata unggulan.

Dengan berdasarkan filosofi Huma Betang, perpaduan antara keelokan alam dan keberagaman kuliner diyakini bisa meningkatkan minat visitor domestik maupun mancanegara.

“Kita mau bumi tahu bahwa Kalimantan Tengah mempunyai Juhu Singkah, Wadi, Kenta, Tepe Dawen Jawau, dan ratusan resep leluhur lainnya nan keunikannya tidak bisa ditemukan di mana pun, selain di sini,” ungkapnya.

Sunarti juga menekankan bahwa pemerintah wilayah tidak dapat bekerja sendiri dalam memajukan sektor kuliner lokal. Karena itu, dia berambisi Rakerda APJI dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk memperkuat kerjasama antara pemerintah wilayah dan APJI sebagai mitra strategis.

Electronic money exchangers listing

“Kami berambisi melalui Rakerda ini dapat tersusun langkah konkret dalam peningkatan kapabilitas UMKM kuliner, standardisasi higienitas jasa boga, serta pembuatan lapangan kerja. Mari kita buktikan bahwa sektor jasa boga dan kuliner bisa menjadi salah satu pilar utama kebangkitan ekonomi Kalimantan Tengah,” katanya.

Rakerda I DPD APJI Kalteng Tahun 2026 mengangkat tema “Membangun Gastronomi Wisata Eksplorasi Tanpa Batas, Publikasi Kuliner Khas Daerah Bersama DPD APJI Kalimantan Tengah”.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi, Hukum dan Keanggotaan APJI Rudy Harsono, Ketua DPD APJI Kalteng Fayola Athalia, Ketua Kadin Kalteng Rahmat Nasution Hamka, para pelaku upaya jasa boga dan kuliner, peserta Rakerda APJI I Kalteng, serta perwakilan perangkat wilayah terkait.(mmckalteng)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong sektor kuliner dan jasa boga menjadi salah satu penggerak utama perekonomian wilayah melalui penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan organisasi profesi.

Hal tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng Sunarti saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Provinsi Kalteng Tahun 2026 di Ballroom Hotel Luwansa, Palangka Raya, Selasa (19/5/2026).

“Keberadaan makanan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kebutuhan mendasar inilah nan kudu kita tangkap sebagai kesempatan emas untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” ujar Sunarti dalam sambutannya.

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, Kalteng mempunyai kekayaan alam dan warisan kuliner unik nan dapat menjadi daya tarik wisata unggulan.

Dengan berdasarkan filosofi Huma Betang, perpaduan antara keelokan alam dan keberagaman kuliner diyakini bisa meningkatkan minat visitor domestik maupun mancanegara.

“Kita mau bumi tahu bahwa Kalimantan Tengah mempunyai Juhu Singkah, Wadi, Kenta, Tepe Dawen Jawau, dan ratusan resep leluhur lainnya nan keunikannya tidak bisa ditemukan di mana pun, selain di sini,” ungkapnya.

Sunarti juga menekankan bahwa pemerintah wilayah tidak dapat bekerja sendiri dalam memajukan sektor kuliner lokal. Karena itu, dia berambisi Rakerda APJI dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk memperkuat kerjasama antara pemerintah wilayah dan APJI sebagai mitra strategis.

“Kami berambisi melalui Rakerda ini dapat tersusun langkah konkret dalam peningkatan kapabilitas UMKM kuliner, standardisasi higienitas jasa boga, serta pembuatan lapangan kerja. Mari kita buktikan bahwa sektor jasa boga dan kuliner bisa menjadi salah satu pilar utama kebangkitan ekonomi Kalimantan Tengah,” katanya.

Rakerda I DPD APJI Kalteng Tahun 2026 mengangkat tema “Membangun Gastronomi Wisata Eksplorasi Tanpa Batas, Publikasi Kuliner Khas Daerah Bersama DPD APJI Kalimantan Tengah”.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi, Hukum dan Keanggotaan APJI Rudy Harsono, Ketua DPD APJI Kalteng Fayola Athalia, Ketua Kadin Kalteng Rahmat Nasution Hamka, para pelaku upaya jasa boga dan kuliner, peserta Rakerda APJI I Kalteng, serta perwakilan perangkat wilayah terkait.(mmckalteng)

Sumber prokalteng