Pemkab Kotim Dukung Penuh Pendirian Markas Daops Dan Brigdakarhutla

Sedang Trending 14 jam yang lalu

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan, support penuhnya terhadap rencana pembentukan Brigade Pengendalian Kebakaran Lahan (Brigdalkarhutla), sekaligus pendirian Kantor Daerah Operasi (Daops) Pengendalian Lingkungan Hidup di wilayahnya.

Dukungan strategis ini ditegaskan Wakil Bupati Kotim, Irawati, usai menerima audiensi delegasi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melalui utusan Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup, belum lama ini.

“Pertemuan tersebut secara unik membahas rencana pembentukan Brigdalkarhutla, sekaligus menyurvei letak untuk pendirian Kantor Daops Pengendalian Lingkungan Hidup di Kotim,” terang Irawati, Senin (8/6).
Menurut Wabup, kehadiran unit unik ini, bakal menjadi lompatan krusial dalam memperkuat sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran rimba dan lahan (Karhutla).

Mengingat, Karhutla selalu menjadi ancaman krisis tahunan di wilayah tersebut setiap kali memasuki musim kemarau. Irawati menilai, pembentukan Brigdalkarhutla dan markas Daops tidak sekadar meningkatkan kesiapsiagaan personel di lapangan.

Lebih dari itu, langkah ini bakal mengunci sinergi nan kuat antara pemerintah pusat dan wilayah dalam perihal pengawasan lingkungan hidup.

“Kita menyambut baik inisiatif pusat ini. Keberadaan Daops di Kotim diyakini bisa mempercepat respons kita, terhadap beragam persoalan lingkungan, termasuk mempertegas penegakan norma bagi oknum-oknum nan memicu kerusakan alam,” paparnya.

Dia berharap, wacana ini dapat segera dieksekusi, sehingga sistem pengawasan ekologi di Bumi Habaring Hurung makin solid, dan terintegrasi langsung dengan kebijakan KLH. Sebagai tindak lanjut, Irawati memastikan, seluruh rumusan hasil audiensi ini bakal segera dilaporkan kepada Bupati Kotim.

Electronic money exchangers listing

Laporan tersebut, bakal menjadi landasan kebijakan untuk menentukan langkah koordinasi lintas sektoral selanjutnya.

“Seluruh hasil pertemuan ini segera saya laporkan kepada Bupati. Harapannya, kerjasama ini segera terealisasi untuk memberikan faedah perlindungan nyata bagi warga, serta menjaga keberlanjutan kelestarian lingkungan Kotim bagi generasi mendatang,” pungkas Irawati. (bah/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan, support penuhnya terhadap rencana pembentukan Brigade Pengendalian Kebakaran Lahan (Brigdalkarhutla), sekaligus pendirian Kantor Daerah Operasi (Daops) Pengendalian Lingkungan Hidup di wilayahnya.

Dukungan strategis ini ditegaskan Wakil Bupati Kotim, Irawati, usai menerima audiensi delegasi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melalui utusan Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup, belum lama ini.

“Pertemuan tersebut secara unik membahas rencana pembentukan Brigdalkarhutla, sekaligus menyurvei letak untuk pendirian Kantor Daops Pengendalian Lingkungan Hidup di Kotim,” terang Irawati, Senin (8/6).
Menurut Wabup, kehadiran unit unik ini, bakal menjadi lompatan krusial dalam memperkuat sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran rimba dan lahan (Karhutla).

Electronic money exchangers listing

Mengingat, Karhutla selalu menjadi ancaman krisis tahunan di wilayah tersebut setiap kali memasuki musim kemarau. Irawati menilai, pembentukan Brigdalkarhutla dan markas Daops tidak sekadar meningkatkan kesiapsiagaan personel di lapangan.

Lebih dari itu, langkah ini bakal mengunci sinergi nan kuat antara pemerintah pusat dan wilayah dalam perihal pengawasan lingkungan hidup.

“Kita menyambut baik inisiatif pusat ini. Keberadaan Daops di Kotim diyakini bisa mempercepat respons kita, terhadap beragam persoalan lingkungan, termasuk mempertegas penegakan norma bagi oknum-oknum nan memicu kerusakan alam,” paparnya.

Dia berharap, wacana ini dapat segera dieksekusi, sehingga sistem pengawasan ekologi di Bumi Habaring Hurung makin solid, dan terintegrasi langsung dengan kebijakan KLH. Sebagai tindak lanjut, Irawati memastikan, seluruh rumusan hasil audiensi ini bakal segera dilaporkan kepada Bupati Kotim.

Laporan tersebut, bakal menjadi landasan kebijakan untuk menentukan langkah koordinasi lintas sektoral selanjutnya.

“Seluruh hasil pertemuan ini segera saya laporkan kepada Bupati. Harapannya, kerjasama ini segera terealisasi untuk memberikan faedah perlindungan nyata bagi warga, serta menjaga keberlanjutan kelestarian lingkungan Kotim bagi generasi mendatang,” pungkas Irawati. (bah/kpg)

Sumber prokalteng