Pemkab Kotim Akan Sesuaikan Anggaran-tekan Belanja Daerah Dampak Kenaikan Bbm

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

SAMPIT – Kenaikan nilai bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi membikin (Kotim) kudu menata ulang rencana anggaran serta shopping daerah. Penyesuaian ini dilakukan lantaran meningkatnya biaya peralatan dan jasa nan berpengaruh langsung terhadap penyelenggaraan program pembangunan.

Penjabat Sekretaris Daerah Kotim, Umar Kaderi, menyampaikan bahwa lonjakan nilai BBM berakibat luas, terutama pada biaya pengedaran dan operasional di beragam sektor.

“Dengan kondisi nilai saat ini, perencanaan pembangunan wilayah tentu bakal menyesuaikan,” ujar Umar Kaderi, Selasa 21 April 2026.

Menurutnya, pagu anggaran nan sebelumnya telah dirancang sekarang tidak lagi sepenuhnya sesuai dengan kondisi terkini di lapangan, sehingga perlu dilakukan penyesuaian mengikuti perkembangan harga.

“Anggaran nan sudah disusun sebelumnya bakal diselaraskan kembali dengan situasi sekarang,” jelasnya.

Sebagai upaya mengantisipasi pembengkakan pengeluaran, Pemkab Kotim memang sudah menerapkan langkah efisiensi, sebagaimana program dari pusat, salah satunya dengan mengurangi perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) nan dinilai cukup menyerap penggunaan BBM.

“Perjalanan dinas bakal kita batasi sebagai bagian dari efisiensi, sekaligus akibat dari kenaikan nilai BBM,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kebijakan penghematan tersebut telah disampaikan kepada seluruh organisasi perangkat wilayah (OPD), meski saat ini tetap sebatas pengarahan lisan.

“Sudah kami sampaikan ke OPD, walaupun belum dalam corak tertulis. Intinya, pengeluaran bakal ditekan,” tegasnya.

Meski demikian, dia memastikan langkah efisiensi tersebut tidak bakal mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

“Penghematan tetap berjalan, tetapi pelayanan publik kudu tetap optimal,” pungkasnya. (nardi)

Sumber info-lokal