Gresik, CNN Indonesia --
Pelatih Vietnam U-17 Cristiano Roland mengaku tidak kaget tim asuhannya menang besar 4-0 atas Malaysia di Piala AFF U-17 2026.
Roland mengatakan, hasil itu merupakan buah dari skema matang. Ini juga refleksi kajian terhadap kekuatan Malaysia nan telah dilakukan sebelum pertandingan dimulai.
"Kami menganalisis apa nan bisa dilakukan musuh dan sistem mereka. Ketika pemain tampil maksimal, ya, hasil ini terjadi," kata Roland di Gelora Joko Samudro, Senin (13/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, dia tetap mengapresiasi performa Malaysia sebagai musuh tangguh. Setelah ini Roland berambisi tim asuhannya konsisten menjaga performa untuk laga-laga berikutnya.
"Namun, tentu Malaysia juga bermain sangat baik. Mereka tim nan sangat kuat. Jadi saya berambisi pemain saya bisa melakukan perihal nan sama di pertandingan berikutnya," ujar Roland.
Selain aspek taktik, Roland menyoroti identitas permainan Vietnam nan mengandalkan kombinasi serangan dan kejutan di lini pertahanan lawan. Hal ini merepotkan pemain Malaysia.
Tak hanya teknik, dia juga memuji sikap positif para pemain Vietnam nan bisa mengatasi hambatan, meski bermain di luar kandang. Lapangan berbeda tidak membikin pemainnya terkendala.
"Kami tahu para pemain punya kualitas untuk bermain lebih baik, tapi seperti nan saya katakan, mereka perlu beradaptasi sigap dengan atmosfer, lapangan, dan bola," ujarnya.
Kemenangan telak Vietnam atas Malaysia ini juga diwarnai oleh penampilan gemilang Sy Bach Le. Ia sukses menyarangkan dua gol ke gawang Malaysia U-17.
"Saya merasa sangat senang dan senang bisa mencetak dua gol dan membawa tim meraih kemenangan ini," ucap Sy Bach Le seusai pertandingan di Gresik.
(frd/abs/jun)
Add
as a preferred source on Google
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·