Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih timnas Denmark, Brian Riemer, angkat bicara usai Christian Eriksen mengalami kolaps di tengah pertandingan persahabatan Denmark vs Ukraina, Senin (8/6) awal hari WIB.
Riemer mengaku terkejut saat memandang Eriksen jatuh pingsan pada menit ke-65. Dalam video nan beredar, penggawa Wolfsburg itu sempat memegang dadanya sebelum kejadian mengerikan itu terjadi.
"Ini betul-betul pengalaman nan mengejutkan bagi semua orang," ucap Riemer dilansir dari Sportbible.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riemer kemudian menambahkan, satu perihal paling krusial saat ini ialah kondisi Eriksen nan sudah siuman. Itu tak lepas dari penanganan dari master timnas Denmark, Morten Boesen.
"Yang paling penting, tentu saja, adalah saat pertama kali menerima berita tentang Christian, nan ditangani dengan sangat baik oleh Dr. Morten Boesen, nan dapat memastikan bahwa Eriksen dalam keadaan baik-baik saja. Itulah nan paling penting," jelas pembimbing 47 tahun itu.
Insiden kolaps Eriksen bukan kali ini saja. Sebelumnya, eks pemain Manchester United itu pernah mengalami kejadian serupa pada Euro 2020 nan digelar pada 2021.
Eriksen kolaps saat Denmark menghadapi Finlandia dalam laga pembuka Grup B Euro 2020.
Untuk saat ini, sang pembimbing Brian Riemer sangat menginginkan berjumpa Eriksen. Riemer terus terang kehadiran pemain veterannya itu sangat berfaedah untuknya.
Eriksen telah memihak Denmark dalam 151 pertandingan dengan kontribusi 46 gol. Sedangkan Riemer mulai mengampu Eriksen dkk sejak 2024.
"Saya menantikan untuk berjumpa dengannya. Saya bakal menemuinya sekarang begitu ada kesempatan. Saya perlu melihatnya dan berbincang dengannya, saya bisa merasakannya. Dia adalah orang nan sangat berfaedah bagi saya," tutur Riemer.
"Ada beberapa pemain nan lebih dekat dengan Anda daripada nan lain, dan dia adalah salah satu nan dekat dengan saya lantaran pengalaman nan dia bawa," tukasnya.
(afr/nva)
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·