PULANG PISAU – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) nan dijalankan melalui SPPG Petuk Liti di wilayah Kabupaten Pulang Pisau menunjukkan akibat nyata terhadap pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang pasar lokal. Pada Jumat, 1 Mei 2026, geliat ekonomi masyarakat terlihat semakin hidup berkah keterlibatan langsung pelaku upaya dalam rantai pasok program tersebut.
Keberadaan SPPG Petuk Liti di Kahayan Tengah tidak hanya berfaedah sebagai dapur penyedia makanan bergizi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal. Bahan pangan seperti sayuran, ikan, telur, dan kebutuhan pokok lainnya dipasok langsung oleh pedagang pasar tradisional dan UMKM setempat. Hal ini menciptakan siklus ekonomi nan berkepanjangan di tingkat desa hingga kecamatan.
Para pedagang pasar mengaku merasakan peningkatan omzet sejak program MBG berjalan. Permintaan bahan pangan nan stabil setiap hari memberikan kepastian pendapatan, berbeda dengan kondisi sebelumnya nan condong fluktuatif. Sementara itu, pelaku UMKM juga mendapatkan kesempatan baru untuk mengembangkan usaha, baik dalam penyediaan bahan mentah maupun produk olahan.
“Program ini sangat membantu kami. Dagangan jadi lebih sigap lenyap lantaran ada permintaan rutin dari dapur SPPG,” ujar salah satu pedagang pasar di wilayah tersebut.
Selain meningkatkan pendapatan, program MBG juga mendorong pelaku UMKM untuk menjaga kualitas produk. Standar kebersihan dan kepantasan pangan nan diterapkan membikin para pelaku upaya semakin sadar pentingnya higienitas dalam produksi dan distribusi.
Pemerintah wilayah melalui beragam lembaga mengenai terus mendorong sinergi antara program MBG dengan penguatan ekonomi lokal. SPPG Petuk Liti sekarang menjadi contoh nyata gimana sebuah program sosial dapat berkembang menjadi miniatur keberhasilan pemberdayaan UMKM dan penggerak roda perekonomian di pasar lokal.
Dengan keberhasilan ini, diharapkan model serupa dapat diterapkan di beragam wilayah lain di Indonesia, sehingga faedah program MBG tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan masyarakat, tetapi juga dari peningkatan kesejahteraan ekonomi penduduk secara luas. (denny)
22 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·