CNN Indonesia
Minggu, 12 Apr 2026 04:30 WIB
Pangeran Harry digugat atas tuduhan pencemaran nama baik oleh Sentebale, lembaga kebaikan Afrika nan dia dirikan pada 2006. (AFP/Henry Nicholls)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pangeran Harry digugat atas tuduhan pencemaran nama baik oleh Sentebale, lembaga kebaikan Afrika nan dia dirikan 20 tahun nan lalu. Berkas pengadilan juga menunjukkan mantan personil majelis pengawas, Mark Dyer, sebagai terdakwa.
Pernyataan itu dipublikasikan di situs Sentebale pada Jumat (10/4) dengan menyebut kedua laki-laki tersebut sebagai "dalang" kampanye media negatif nan mempunyai akibat viral nan signifikan kepada lembaga kebaikan dan kepemimpinannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sentebale telah memulai proses norma di Pengadilan Tinggi Inggris dan Wales," demikian bunyi pernyataan nan dikeluarkan oleh majelis pengawas dan kepala pelaksana seperti diberitakan Variety.
"Lembaga kebaikan meminta intervensi, perlindungan, dan tukar rugi dari pengadilan menyusul kampanye media negatif terkoordinasi nan dilakukan sejak 25 Maret 2025 nan telah menyebabkan gangguan operasional dan kerusakan reputasi bagi lembaga amal, kepemimpinannya, dan mitra strategisnya."
Pada Maret 2025, Pangeran Harry berbareng Pangeran Seeiso dari Lesotho selaku pendiri lembaga kebaikan itu mengundurkan diri dari tugas mereka, begitu pula sekelompok personil majelis pengawas.
Mereka mundur dengan argumen hubungan di antara mereka dan ketua majelis "telah rusak dan tidak dapat diperbaiki lagi, menciptakan situasi nan tidak dapat dipertahankan," demikian pernyataan berbareng mereka saat itu.
Dalam pernyataan terbaru Sentebale, mereka menyimpulkan bahwa Dewan dan Direktur Eksekutif percaya bahwa mereka nan percaya pada misi Sentebale bakal memahami tindakan norma ini.
Meskipun sulit, mereka percaya langkah norma itu diperlukan dan penting. Sehingga, para personil majelis dan kepala pelaksana disebut bakal terus mendukung mereka konsentrasi pada pekerjaan di masa mendatang.
Terpisah, seorang perwakilan dari Sunshine Sachs Morgan & Lylis, nan berbincang atas nama Pangeran Harry dan Mark Dyer, turut merespons pernyataan Sentebale. Ia membantah segala tuduhan tersebut.
"Sebagai salah satu pendiri Sentebale dan salah satu wali petunjuk pendiri, mereka secara tegas menolak klaim nan menyinggung dan merusak ini," kata perwakilan itu.
"Sungguh luar biasa bahwa biaya kebaikan sekarang digunakan untuk melakukan tindakan norma terhadap orang-orang nan membangun dan mendukung organisasi ini selama nyaris dua dekade, alih-alih diarahkan ke organisasi nan semestinya dilayani oleh badan kebaikan tersebut."
Sentebale didirikan Harry berbareng Pangeran Seeiso dari Lesotho pada 2006. Badan kebaikan itu berfokus pada pembuatan solusi untuk masalah nan berangkaian dengan kesehatan kaum muda, ketidaksetaraan kekayaan, dan ketahanan suasana di Lesotho dan Botswana.
Pangeran Harry ikut mendirikan organisasi ini untuk menghormati mendiang ibunya, Putri Diana.
(chri)
Add
as a preferred source on Google
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·