Jakarta -
PT Pertamina EP terus mengembangkan penemuan teknologi guna meningkatkan keandalan operasional hulu migas. Salah satunya, ialah Quadrant Orifice Meter Diagnostic Technology (QORD TECH).
Facility Manager OGT Field Pertamina EP Zona 7 Kuwat Riyanto menyampaikan bahwa penemuan QORD TECH merupakan corak komitmen Perusahaan dalam menghadirkan solusi operasional nan lebih efektif dan efisien melalui pengembangan teknologi berbasis kebutuhan lapangan. QORD TECH merupakan sebuah teknologi kajian diagnostik untuk mendeteksi kondisi internal komponen metering gas tanpa perlu dilakukan pembongkaran peralatan
"QORD TECH dikembangkan untuk membantu proses diagnostik metering gas agar dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan tanpa pembongkaran peralatan. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan keandalan sistem metering, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui peningkatan efisiensi operasional dan optimasi keahlian Perusahaan," ujarnya dalam keterangan, Rabu (27/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan di Oil & Gas Transportation (OGT) Field, Pertamina EP Zona 7 mendistribusi gas di 43 titik konsumen dengan produk senilai US$ 926,79 per hari. Di akomodasi ini, Tim Operations menciptakan penemuan sebagai solusi atas kebutuhan inspeksi dan pemeliharaan sistem metering gas nan lebih efektif, cepat, dan efisien.
Melalui pendekatan kajian berbasis sensor dan pemodelan sistem, QORD TECH bisa membantu operator dan teknisi dalam mendeteksi kondisi internal komponen nan tidak terlihat secara langsung. Teknologi tersebut dikembangkan untuk mendukung penerapan Digitalization & Innovation dalam operasional Perusahaan, sekaligus meningkatkan keandalan pengukuran gas sesuai standar industri migas.
Dalam implementasinya, QORD TECH sukses menurunkan tingkat error pengukuran orifice gas metering dari kisaran 0,8-0,9% menjadi mendekati kondisi normal sebesar 0,1%. Peningkatan kecermatan tersebut memberikan akibat signifikan terhadap optimasi operasional dan efisiensi perusahaan.
Selain meningkatkan keakuratan pengukuran, penemuan ini juga bisa memberikan nilai tambah melalui peningkatan pendapatan Perusahaan sebesar Rp 23,8 miliar, penghematan biaya sebesar Rp 1,4 miliar, serta total nilai tambah mencapai Rp25,2 miliar.
Pengembangan QORD TECH dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari kajian dan pemodelan sistem metering gas, perakitan sensor dan komponen pendukung, hingga proses kalibrasi pada setiap sensor untuk memastikan keandalan dan performa sistem melangkah optimal.
Teknologi ini juga telah memperoleh pengakuan internal melalui Technical Guideline for the Use of Portable QORD TECH-Quadrant Orifice Meter Diagnostic Technology dengan nomor TKPA No. D04-014/PEP80000/2025-S9. Selain itu, penemuan tersebut sukses meraih Platinum Award kategori Best Project Collaboration dalam arena Upstream Improvement & Innovation Award 2025.
Melalui pengembangan teknologi inovatif seperti QORD TECH, Pertamina EP terus memperkuat transformasi digital dan budaya penemuan perusahaan guna mendukung operasional hulu migas nan selamat, andal, efisien, dan berkelanjutan.
(acd/acd)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·