CNN Indonesia
Sabtu, 09 Mei 2026 07:15 WIB
Nicolas Cage dan Osgood Perkins bakal kembali dengan Longlegs 2 nan dijadwalkan tayang Januari 2028 di bioskop. (Getty Images via AFP/Matt Winkelmeyer)
Jakarta, CNN Indonesia --
Nicolas Cage akan kembali berkedudukan sebagai Longlegs untuk sekuel movie tersebut. Longlegs 2 dikonfirmasi bakal kembali diarahkan sutradara Osgood Perkins dan dibintangi Cage untuk penayangan pertengahan Januari 2028.
Paramount Pictures selaku rumah produksi menetapkan agenda rilis untuk proyek tersebut pada 14 Januari 2028, bertepatan dengan libur panjang akhir pekan Martin Luther King alias nyaris empat tahun dari movie pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, seperti diberitakan Deadline pada Senin (4/5), Paramount tetap menutup rapat perincian alur cerita dari movie tersebut.
Namun, jejeran produser dipastikan diisi nama-nama besar, seperti Brian Kavanaugh Jones, Chris Ferguson, Dave Caplan, Perkins sendiri, hingga sang bintang utama, Nicolas Cage.
Pemilihan rilis di awal 2028 ini tergolong strategis. Berdasarkan catatan sejarah, Paramount sering kali meraup untung besar pada periode libur MLK, seperti merilis Scream (2022) nan mengantongi US$33,8 juta.
Begitu pula saat merilis Mean Girls pada 2024 nan meraup US$33,6 juta. Rekor pembukaan tertinggi studio ini pada pekan tersebut tetap dipegang oleh Cloverfield (2008) nan mencatatkan nomor US$46,1 juta.
Proyek terbaru ini lahir menyusul kesuksesan luar biasa movie Longlegs pertama nan dirilis Neon pada Juli 2024. Kala itu, Longlegs menjadi kejadian setelah sukses meraup pendapatan domestik sebesar US$74,3 juta dan total US$127,9 juta dari box office global.
Padahal, movie pertamanya hanya diproduksi dengan modal US$10 juta oleh C2 milik Dave Caplan. Berkat strategi pemasaran nan pandai dan unik, movie tersebut meledak menjadi sensasi kultus dan menghasilkan untung bersih mencapai US$48 juta.
Longlegs mengisahkan Lee Harker (Maika Monroe) merupakan pemasok baru FBI nan ikut menyelidiki kasus pembunuhan atas satu keluarga. Pembunuhan itu diduga berangkaian dengan perkara-perkara serupa di masa lampau.
Ia dipercaya atasannya, Agen Carter (Blair Underwood), setelah Lee dinilai mempunyai intuisi nan tinggi dan tepat. Sehingga, Lee dilibatkan untuk melacak satanic serial killer pada 1990-an.
Pembunuh berantai itu mengidentifikasi dirinya sebagai Longlegs melalui pesan nan ditinggalkan di TKP. Ia menjadi kasus spesial lantaran pembunuhan nan terjadi dalam 30 tahun terakhir tak pernah menunjukkan keberadaan Longlegs di TKP.
(chri)
Add
as a preferred source on Google
10 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·