Musisi Oliver Tree Meninggal Akibat Kecelakaan Helikopter Di Brasil

Sedang Trending 4 hari yang lalu

CNN Indonesia

Senin, 15 Jun 2026 06:30 WIB

Penyanyi Life Goes On Oliver Tree meninggal bumi akibat kecelakaan helikopter di Brasil pada Minggu (14/6). (AFP/Suzanne Cordeiro) Penyanyi Life Goes On Oliver Tree meninggal bumi akibat kecelakaan helikopter di Brasil pada Minggu (14/6). (AFP/Suzanne Cordeiro)

Jakarta, CNN Indonesia --

Penyanyi sekaligus pembuat lagu asal California, Amerika Serikat, Oliver Tree, meninggal bumi saat berumur 32 tahun. Ia diberitakan meninggal akibat kecelakaan helikopter di Rio de Janeiro, Brasil.

Insiden tragis nan merenggut nyawa musisi di kembali lagu hit Life Goes On tersebut dikonfirmasi pertama kali melalui laporan resmi CNN Brazil pada Minggu (14/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan keterangan CNN Brazil, seperti dikutip dari Variety, kecelakaan maut itu terjadi pada Minggu pagi waktu setempat di wilayah barat daya Rio de Janeiro.

Peristiwa tersebut melibatkan tumbukan antara dua helikopter dan menewaskan total enam orang, termasuk Oliver Tree.

Kepergian sang musisi terasa sangat mengejutkan publik lantaran sehari sebelum insiden, dia terpantau tetap aktif membagikan konten melalui media sosialnya nan mendokumentasikan kegiatannya selama berada di Brasil.

Hingga buletin ini dipublikasikan, perwakilan resmi dari pihak Oliver Tree belum memberikan tanggapan saat dimintai keterangan oleh Variety.

[Gambas:Video CNN]

Oliver Tree dikenal luas oleh pencinta musik berkah penampilan eksentriknya nan ikonis, mulai dari style rambut mangkok (bowl cut) hingga busana jadul bernuansa era '80-an nan mencolok.

Ia mengawali pekerjaan bermusiknya di area San Francisco Bay Area dengan memproduksi musik bergenre dubstep menggunakan nama panggung Tree.

Di bawah naungan label R&S Records, dia merilis album mini (EP) perdananya nan berjudul Demons pada 2013. Namanya kemudian mulai mencuri perhatian industri musik dunia pada 2016 setelah bekerja-sama dalam lagu terkenal When I'm Down berbareng produser Whethan.

Kesuksesan lagu bernuansa pop tersebut langsung mengantarkannya menandatangani perjanjian dengan Atlantic Records, tempat dia merilis single Welcome to LA sebagai karya pertama dengan nama komplit Oliver Tree.

Popularitas musisi kelahiran California ini kian melesat tajam pada 2018 setelah meluncurkan EP Alien Boy. Karya tersebut tidak hanya memperkuat posisinya di kancah musik elektronik, tetapi juga menjadikannya kejadian baru dalam budaya internet.

Melalui video musik All That x Alien Boy nan dia tulis dan sutradarai sendiri, Oliver sukses meraup lebih dari 50 juta penayangan sekaligus memperkenalkan estetika retro kepada audiens nan lebih luas.

Pengaruhnya makin tak terbendung di platform digital, khususnya TikTok, tempat dia sukses mengumpulkan 15,4 juta pengikut.

Lagu hitnya nan dirilis pada 2021, Life Goes On, telah digunakan dalam lebih dari 3,7 juta video di platform tersebut, disusul oleh lagu bernuansa dansa Miss You nan dipakai hingga 1,5 juta kali oleh pengguna.

Tragedi kecelakaan ini terjadi di tengah momentum krusial perjalanan pekerjaan Oliver Tree.

Sang musisi diketahui sedang menjalani rangkaian tur bumi utamanya untuk mempromosikan album studio keempatnya nan berjudul Love You Madly, Hate You Badly, proyek musik nan dia produseri sepenuhnya secara mandiri.

Tur dunia tersebut baru saja dimulai pada 30 Mei lampau di Mexico City, Meksiko, dan awalnya dijadwalkan bakal menyambangi sejumlah wilayah di dunia, termasuk Cina, Jepang, Selandia Baru, Afrika Selatan, hingga area Antartika.

(chri)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-hiburan