Meta Akuisisi Startup Robotik Demi Wujudkan Robot Humanoid

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Meta mengakuisisi Assured Robot Intelligence (ARI), sebuah perusahaan rintisan nan mengembangkan kepintaran buatan (AI) untuk robot guna mengatasi tantangan-tantangan krusial di pasar tenaga kerja berbobot tinggi.

Meta telah mengembangkan perangkat keras robot dan AI secara internal, tetapi seorang ahli bicara mengatakan bahwa ARI bakal membawa skill dalam merancang model dan keahlian terdepan untuk pengendalian robot.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, ARI juga disebut bakal membawa skill pada pembelajaran berdikari hingga pengendalian humanoid seluruh tubuh.

Dalam sebuah unggahan di X, pendiri ARI Xiaolong Wang mengatakan sejak awal mereka tahu bahwa mencapai tujuan perusahaannya berfaedah melatih pemasok bentuk serba guna nan sesungguhnya.

Ia melanjutkan bahwa sekarang mereka percaya pemasok tersebut bakal berbentuk humanoid dan skalabilitas bakal berasal dari pembelajaran langsung dari pengalaman manusia.

Menurutnya, Meta mempunyai akses ke komponen kunci nan diperlukan untuk mewujudkan visi ini.

Akuisisi ini membikin Wang, rekan pendirinya Xuxin Cheng dan Lerrel Pinto, serta tim ARI bakal berasosiasi dengan Superintelligence Labs milik Meta.

Pinto juga merupakan salah satu pendiri Fauna Robotics, tetapi telah meninggalkan perusahaan tersebut tahun lampau sebelum diakuisisi oleh Amazon untuk proyek robot humanoid miliknya.

Pada 2025, CTO Meta Andrew Bosworth mengatakan bahwa perusahaannya berencana untuk menciptakan perangkat lunak nan dapat dilisensikan oleh perusahaan lain, mirip dengan apa nan dilakukan Google dengan Android.

"Perangkat lunak adalah kendalanya," jelas Bosworth, dikutip dari Engadget pada Kamis (7/5).

Ia mengatakan rencananya adalah memulai dengan mengembangkan perangkat lunak nan dapat menggerakkan tangan nan lincah, lampau mengembangkan teknologi tersebut lebih lanjut dari sana.

Akuisisi ini tampaknya menjadi salah satu upaya untuk membawa perusahaan lebih dekat dengan visi tersebut.

Selain Meta dan Amazon, Tesla juga telah cukup lama mengembangkan robot humanoid.

Produsen mobil tersebut memutuskan untuk menghentikan produksi mobil Model S dan X awal tahun ini dan mengalihkan ruang produksi di pabrik perusahaan di Fremont untuk memproduksi robot humanoid Optimus.

[Gambas:Twitter]

(lom/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-tekno