Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Iran akan mengusulkan keluhan ke FIFA lantaran perlakuan Amerika Serikat selama Piala Dunia 2026.
Salah satu wakil Asia tersebut tidak leluasa bergerak di AS. Sempat merencanakan bermukim di Tucson, Arizona, skuad Team Melli kemudian kudu memindahkan markas ke Tijuana, Meksiko.
Setelah pertandingan melawan Selandia Baru, Iran kudu segera pergi meninggalkan AS dan menuju Meksiko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meskipun telah menyerahkan agenda persiapan untuk turnamen jauh-jauh hari, timnas Iran sekali lagi menghadapi pembatasan nan diberlakukan penyelenggara, nan memengaruhi penyelenggaraan rencana staf teknisnya," kata seorang ahli bicara Iran dilansir dari AFP.
Menjelang pertandingan kedua, melawan Belgia, Iran berencana terbang dari Tijuana ke Los Angeles dua hari sebelum pertandingan. Rencana tersebut buyar lantaran federasi Iran mengatakan permintaan mereka ditolak.
"Mengingat pertandingan bakal dimainkan pukul 12.00 siang waktu setempat di Los Angeles, Federasi Sepak Bola Iran meminta agar tim diizinkan melakukan perjalanan ke Los Angeles dua hari sebelum pertandingan."
"Tujuannya untuk memberi waktu nan cukup bagi para pemain untuk beradaptasi dengan kondisi pertandingan, menyelesaikan sesi latihan terakhir, dan menyelesaikan persiapan. Terlepas dari argumen teknis nan disampaikan oleh federasi, permintaan itu sekali lagi ditolak," terang ahli bicara Iran.
Kapten Mehdi Taremi dan pembimbing Amir Ghalenoei telah menyebut Iran begitu menderita di Piala Dunia.
Salah satu personil timnas Iran, Paulo Alexandre Araujo, nan merupakan ahli performa dan pemulihan tim juga membeberkan dirinya kudu membalut luka pemain setelah laga melawan Selandia Baru di pesawat dalam perjalanan dari Los Angeles ke Tijuana.
Direktur Eksekutif Gugus Tugas FIFA Gedung Putih, Andrew Giuliani, menegaskan perlakuan untuk Iran.
"Tim bakal diizinkan masuk satu hari sebelum pertandingan, jadi sehari sebelum pertandingan. Mereka bakal diminta pergi pada hari pertandingan berakhir, jadi pada malam pertandingan. Dan mereka bakal melakukannya lagi di Los Angeles," kata Giuliani.
(nva/jal)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu

English (US) ·
Indonesian (ID) ·