Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menjadi sorotan usai merayakan ulang tahun nan ke-50 dengan kue berbentuk tali balasan gantung.
Video nan beredar di media sosial memperlihatkan momen Ben-Gvir menerima kue berbentuk tali emas, pemberian sang istri. Kue itu dilengkapi ucapan "Selamat Ulang Tahun" dan kalimat "Terkadang mimpi menjadi kenyataan" dalam bahasa Ibrani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kue dengan corak tali balasan gantung itu menjadi perbincangan publik lantaran merupakan simbol utama partai sayap kanan Ben-Gvir saat berkampanye menghukum meninggal penduduk Palestina. Banyak politikus Partai Otzma Yehudit nan mengenakan pin corak tersebut saat menghadiri pertemuan parlemen Knesset.
Pada akhir Maret lalu, Knesset menetapkan balasan meninggal bagi penduduk Palestina nan terbukti melakukan tindak terorisme. Hukuman meninggal itu diputuskan dengan langkah digantung.
Di Israel, balasan meninggal untuk kejahatan biasa telah ditiadakan sejak 1954. Negeri Zionis belum melakukan eksekusi meninggal lagi sejak 1962.
Organisasi kewenangan asasi manusia (HAM) dan para pemimpin bumi telah mengecam undang-undang (UU) balasan meninggal tersebut lantaran hanya menyasar penduduk Palestina dan tidak sebaliknya.
Para menteri luar negeri Australia, Jerman, Prancis, Italia, Selandia Baru, dan Inggris apalagi mengeluarkan pernyataan berbareng sebelum undang-undang disahkan nan menyatakan keprihatinan bakal akibat rusaknya komitmen Israel "terkait prinsip-prinsip demokrasi."
Saat UU disahkan, Ben-Gvir girang dan merayakannya dengan sebotol sampanye. Para personil parlemen juga berteriak-teriak riang.
Pesta ulang tahun Ben-Gvir dengan kue corak tali balasan gantung ini tak ayal menuai kontroversi mengingat pengesahan UU tersebut dan lantaran tingkat pembunuhan di Israel belakangan mencapai rekor tertinggi.
Jumlah korban tewas di Israel tahun ini mencapai 111 orang, di mana 95 di antaranya penduduk Arab, demikian menurut laporan media Israel Haaretz.
(blq/dna)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·