Jakarta, CNN Indonesia --
Evaluasi servis jadi konsentrasi pemain LavAni Transmedia setelah memastikan tiket ke final SBY Cup 2026, Sabtu (16/5) malam.
LavAni menang 3-0 (25-18, 25-17, 25-18) atas DPUPR Alib Grobogan dalam laga semifinal di GOR Samapta, Magelang.
"Mungkin tadi kita lebih unggul dari blok, jadi kita menang pada malam hari ini," ucap libero LavAni, Irpan, setelah pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam laga tersebut LavAni sangat dominan atas DPUPR, namun ada sederet eror dari anak asuh Erwin Rusni nan turut berkontribusi pada poin lawan.
Salah satu nan mencolok adalah servis. Permasalahan tersebut bukan hanya muncul saat melawan DPUPR. Dimas Saputra, Boy Arnez Arabi, alias Sigit Ardian beberapa kali melakukan kesalahan ketika servis. Bola nan diharapkan turun tajam menghunjam area musuh justru membentur net alias melewati bagian permainan.
Irpan pun menyatakan servis jadi problem nan kudu dibenahi jelang partai perebutan gelar nan berjalan Minggu (17/5) malam.
"Untuk besok kita jaga kondisi terus ke depannya kudu memperbaiki sebelum pertandingan besok terutama dari servis, lantaran tadi servis tetap kurang," sebut pemain nan juga berstatus sebagai pemain Timnas Voli Putra Indonesia itu.
Sama seperti Irpan, Dimas pun mengakui tetap butuh memperbaiki servis.
"Kalau saya pribadi sama serivs, lantaran saya tetap kurang. Tapi suasana kan beda ya, semoga besok lebih baik lagi," kata Dimas seiring mengutarakan angan bisa menjadi juara SBY Cup 2026.
Pada laga final, LavAni bakal berjumpa Perumda Tirta Bhagasasi nan mengalahkan Sukun Badak 3-2 (17-25, 19-25, 25-17, 25-18, 15-11).
LavAni dan Tirta Bhagasasi sudah pernah berjumpa di fase grup. Dalam pertandingan nan berjalan Rabu (13/5) itu, LavAni menang 3-0 (25-15, 25-22, 25-18).
(nva/nva)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·