Maskot Boneka Nasa 'rise' Ikut Mudik Misi Artemis Ii Ke Bumi

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Misi Artemis II milik NASA tidak hanya membawa astronaut menuju Bulan, tetapi juga 'penumpang' imut berupa boneka kocak berjulukan Rise. Meski terlihat sederhana, boneka ini mempunyai peran krusial dalam penerbangan luar angkasa.

Rise merupakan maskot resmi misi Artemis II nan berfaedah sebagai zero gravity indicator alias penanda kondisi tanpa gravitasi. Saat kapsul mencapai kondisi mikrogravitasi, boneka ini bakal mulai melayang, sehingga menjadi tanda visual bahwa pesawat telah berada di luar pengaruh gravitasi Bumi.

Tradisi membawa boneka ke luar angkasa sebenarnya sudah lama dilakukan oleh NASA. Selain sebagai perangkat sederhana untuk mendeteksi nol gravitasi, maskot ini juga membawa unsur emosional bagi para astronaut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komandan misi Artemis II, Reid Wiseman, menyoroti makna di kembali kehadiran boneka tersebut. "Ini adalah langkah ramah untuk menyoroti sisi kemanusiaan dalam eksplorasi luar angkasa," sebutnya seperti dikutip dari New Week.

Boneka Rise sendiri mempunyai kreasi nan unik. Maskot ini terinspirasi dari foto ikonik 'Earthrise' pada misi Apollo 8, menampilkan Bulan dengan komponen Bumi sebagai simbol keterkaitan manusia dengan planet asalnya.

Menariknya, kreasi Rise bukan dibuat oleh intelektual alias insinyur, melainkan oleh seorang anak berumur 8 tahun berjulukan Lucas Ye. Karyanya terpilih dari lebih dari 2.600 kreasi nan dikirim dari beragam negara.

Selain kegunaan teknisnya, Rise juga membawa jutaan nama manusia dari seluruh dunia. Nama-nama tersebut disimpan dalam sebuah chip nan ditempatkan di dalam boneka, sebagai bagian dari program partisipasi publik nan dibuka NASA sebelum keberangkatan misi Artemis II.

Dalam perjalanan sekitar 10 hari mengelilingi Bulan, Rise ikut melayang di dalam kapsul Orion berbareng empat astronaut, Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen. Momen ketika boneka ini mulai melayang-layang menjadi salah satu simbol penting, menandai transisi dari bumi Bumi menuju ruang sunyi luar angkasa.

Kini, misi selama 10 hari Artemis II sudah berhujung dan bersiap pulang ke Bumi. Rise pun ikut mudik ke rumahnya. Mengutip situs NASA, Artemis II dijadwalkan kembali ke Bumi pada Jumat, 10 April 2026, dengan rencana pendaratan di Samudra Pasifik di lepas pantai San Diego, Amerika Serikat 20.07 EDT.


(rns/rns)

Sumber detik-inet