Marc Marquez kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pembalap terbaik bumi setelah mencatatkan waktu tercepat pada sesi Free Practice 2 (FP2) MotoGP Hungaria 2026 nan berjalan di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6/6/2026).
Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut tampil konsisten sepanjang sesi dan sukses membukukan waktu terbaik 1 menit 37,436 detik.
Catatan itu membuatnya berada di posisi teratas sekaligus menjadi salah satu kandidat kuat untuk meraih hasil maksimal pada sesi kualifikasi dan balapan sprint akhir pekan ini.
Meski menjadi nan tercepat, Marquez tidak sepenuhnya nyaman. Ia mendapat tekanan dari sejumlah rival nan bisa menunjukkan performa kompetitif.
Salah satu nan paling menonjol adalah Fabio di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team.
Pembalap asal Italia itu menempati posisi kedua dengan selisih hanya 0,136 detik dari Marquez. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa motor Ducati tetap menjadi kekuatan utama di lintasan Balaton Park.
Di Giannantonio apalagi beberapa kali terlihat bisa menjaga ritme lap nan konsisten sepanjang sesi berlangsung.
Posisi ketiga menjadi milik Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing. Pembalap muda Spanyol tersebut kembali membuktikan potensinya dengan catatan waktu nan hanya terpaut 0,202 detik dari pemuncak sesi.
Acosta menjadi representasi kuat KTM nan terus berupaya mengejar kekuasaan Ducati musim ini.
Sementara itu, Marco Bezzecchi membawa Aprilia Racing menembus empat besar. Performa Bezzecchi cukup menjanjikan lantaran bisa bersaing di tengah kekuasaan para pembalap Ducati. Ia mengakhiri sesi di posisi keempat dengan selisih 0,277 detik dari Marquez.
Posisi lima besar dilengkapi oleh Fermin Aldeguer dari BK8 Gresini Racing. Pembalap muda nan tampil impresif sepanjang musim ini kembali menunjukkan kecepatan nan patut diperhitungkan dengan selisih kurang dari separuh detik dari waktu terbaik.
Di belakang mereka, Francesco Bagnaia kudu puas berada di urutan keenam. Juara bumi nan juga rekan setim Marquez tersebut mencatatkan selisih 0,485 detik.
Meski belum berada di posisi ideal, Bagnaia tetap mempunyai kesempatan besar untuk meningkatkan performa saat sesi kualifikasi berlangsung.
Trackhouse Racing juga tampil cukup kompetitif lewat Raul Fernandez dan Ai Ogura nan masing-masing finis di posisi ketujuh dan kedelapan. Keduanya bisa membawa Aprilia tampil konsisten di papan tengah atas.
Salah satu sorotan menarik datang dari Jorge Martin. Pembalap Aprilia Racing itu menempati posisi kesembilan setelah tertinggal 0,716 detik dari Marquez. Hasil tersebut tetap cukup positif mengingat persaingan ketat nan terjadi sepanjang sesi latihan.
Sementara itu, Luca Marini melengkapi posisi sepuluh besar untuk Honda HRC Castrol. Honda menunjukkan perkembangan meski tetap belum bisa menembus golongan terdepan.
Persaingan di luar 10 besar juga berjalan menarik. Toprak Razgatlioglu nan memperkuat Prima Pramac Racing menempati posisi ke-11.
Mantan juara bumi World Superbike tersebut terus beradaptasi dengan karakter MotoGP dan perlahan mulai menunjukkan peningkatan performa.
Di sisi lain, Fabio Quartararo tetap belum menemukan kecepatan terbaiknya. Pembalap Monster Energy Yamaha itu hanya bisa menempati posisi ke-18 dengan selisih lebih dari satu detik dari Marquez.
Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi Yamaha nan tetap berupaya mengejar ketertinggalan dari para rivalnya.
Nasib kurang beruntung juga dialami Franco Morbidelli nan berada di posisi ke-19. Pembalap VR46 tersebut belum bisa menemukan ritme terbaik selama sesi berlangsung.
Secara keseluruhan, Ducati kembali menjadi pabrikan nan paling dominan pada FP2 MotoGP Hungaria 2026. Empat motor Ducati sukses menembus enam besar, menunjukkan paket motor dan performa pembalap nan sangat kompetitif di lintasan Balaton Park.
Meski demikian, KTM dan Aprilia tetap memberikan ancaman serius. Pedro Acosta, Marco Bezzecchi, hingga Jorge Martin membuktikan bahwa mereka siap memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengganggu kekuasaan Ducati sepanjang akhir pekan balapan.
Hasil FP2 ini juga menjadi gambaran awal menjelang sesi kualifikasi nan dijadwalkan berjalan beberapa jam setelah latihan bebas berakhir.
Dengan selisih waktu nan relatif tipis di golongan depan, pertarungan memperebutkan pole position diprediksi berjalan sengit.
Marc Marquez memang sukses menjadi nan tercepat pada FP2, namun para rivalnya tetap mempunyai kesempatan besar untuk membalikkan keadaan.
Konsistensi, strategi penggunaan ban, serta kondisi lintasan bakal menjadi aspek krusial nan menentukan hasil akhir pada sesi kualifikasi maupun Sprint Race MotoGP Hungaria 2026.
Para fans MotoGP sekarang menantikan apakah Marquez bisa mempertahankan momentumnya hingga balapan utama, alias justru bakal muncul kejutan dari para pesaing nan terus menunjukkan perkembangan sepanjang akhir pekan di Balaton Park.(jpc)
Marc Marquez kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pembalap terbaik bumi setelah mencatatkan waktu tercepat pada sesi Free Practice 2 (FP2) MotoGP Hungaria 2026 nan berjalan di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6/6/2026).
Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut tampil konsisten sepanjang sesi dan sukses membukukan waktu terbaik 1 menit 37,436 detik.
Catatan itu membuatnya berada di posisi teratas sekaligus menjadi salah satu kandidat kuat untuk meraih hasil maksimal pada sesi kualifikasi dan balapan sprint akhir pekan ini.
Meski menjadi nan tercepat, Marquez tidak sepenuhnya nyaman. Ia mendapat tekanan dari sejumlah rival nan bisa menunjukkan performa kompetitif.
Salah satu nan paling menonjol adalah Fabio di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team.
Pembalap asal Italia itu menempati posisi kedua dengan selisih hanya 0,136 detik dari Marquez. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa motor Ducati tetap menjadi kekuatan utama di lintasan Balaton Park.
Di Giannantonio apalagi beberapa kali terlihat bisa menjaga ritme lap nan konsisten sepanjang sesi berlangsung.
Posisi ketiga menjadi milik Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing. Pembalap muda Spanyol tersebut kembali membuktikan potensinya dengan catatan waktu nan hanya terpaut 0,202 detik dari pemuncak sesi.
Acosta menjadi representasi kuat KTM nan terus berupaya mengejar kekuasaan Ducati musim ini.
Sementara itu, Marco Bezzecchi membawa Aprilia Racing menembus empat besar. Performa Bezzecchi cukup menjanjikan lantaran bisa bersaing di tengah kekuasaan para pembalap Ducati. Ia mengakhiri sesi di posisi keempat dengan selisih 0,277 detik dari Marquez.
Posisi lima besar dilengkapi oleh Fermin Aldeguer dari BK8 Gresini Racing. Pembalap muda nan tampil impresif sepanjang musim ini kembali menunjukkan kecepatan nan patut diperhitungkan dengan selisih kurang dari separuh detik dari waktu terbaik.
Di belakang mereka, Francesco Bagnaia kudu puas berada di urutan keenam. Juara bumi nan juga rekan setim Marquez tersebut mencatatkan selisih 0,485 detik.
Meski belum berada di posisi ideal, Bagnaia tetap mempunyai kesempatan besar untuk meningkatkan performa saat sesi kualifikasi berlangsung.
Trackhouse Racing juga tampil cukup kompetitif lewat Raul Fernandez dan Ai Ogura nan masing-masing finis di posisi ketujuh dan kedelapan. Keduanya bisa membawa Aprilia tampil konsisten di papan tengah atas.
Salah satu sorotan menarik datang dari Jorge Martin. Pembalap Aprilia Racing itu menempati posisi kesembilan setelah tertinggal 0,716 detik dari Marquez. Hasil tersebut tetap cukup positif mengingat persaingan ketat nan terjadi sepanjang sesi latihan.
Sementara itu, Luca Marini melengkapi posisi sepuluh besar untuk Honda HRC Castrol. Honda menunjukkan perkembangan meski tetap belum bisa menembus golongan terdepan.
Persaingan di luar 10 besar juga berjalan menarik. Toprak Razgatlioglu nan memperkuat Prima Pramac Racing menempati posisi ke-11.
Mantan juara bumi World Superbike tersebut terus beradaptasi dengan karakter MotoGP dan perlahan mulai menunjukkan peningkatan performa.
Di sisi lain, Fabio Quartararo tetap belum menemukan kecepatan terbaiknya. Pembalap Monster Energy Yamaha itu hanya bisa menempati posisi ke-18 dengan selisih lebih dari satu detik dari Marquez.
Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi Yamaha nan tetap berupaya mengejar ketertinggalan dari para rivalnya.
Nasib kurang beruntung juga dialami Franco Morbidelli nan berada di posisi ke-19. Pembalap VR46 tersebut belum bisa menemukan ritme terbaik selama sesi berlangsung.
Secara keseluruhan, Ducati kembali menjadi pabrikan nan paling dominan pada FP2 MotoGP Hungaria 2026. Empat motor Ducati sukses menembus enam besar, menunjukkan paket motor dan performa pembalap nan sangat kompetitif di lintasan Balaton Park.
Meski demikian, KTM dan Aprilia tetap memberikan ancaman serius. Pedro Acosta, Marco Bezzecchi, hingga Jorge Martin membuktikan bahwa mereka siap memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengganggu kekuasaan Ducati sepanjang akhir pekan balapan.
Hasil FP2 ini juga menjadi gambaran awal menjelang sesi kualifikasi nan dijadwalkan berjalan beberapa jam setelah latihan bebas berakhir.
Dengan selisih waktu nan relatif tipis di golongan depan, pertarungan memperebutkan pole position diprediksi berjalan sengit.
Marc Marquez memang sukses menjadi nan tercepat pada FP2, namun para rivalnya tetap mempunyai kesempatan besar untuk membalikkan keadaan.
Konsistensi, strategi penggunaan ban, serta kondisi lintasan bakal menjadi aspek krusial nan menentukan hasil akhir pada sesi kualifikasi maupun Sprint Race MotoGP Hungaria 2026.
Para fans MotoGP sekarang menantikan apakah Marquez bisa mempertahankan momentumnya hingga balapan utama, alias justru bakal muncul kejutan dari para pesaing nan terus menunjukkan perkembangan sepanjang akhir pekan di Balaton Park.(jpc)
1 jam yang lalu


English (US) ·
Indonesian (ID) ·