Makna Dan Penjelasan Ending Film Backrooms (2026)

Sedang Trending 5 hari yang lalu

CNN Indonesia

Minggu, 14 Jun 2026 00:01 WIB

Backrooms (2026) berasas serial web Parsons dan terinspirasi oleh creepypasta "Backrooms". Film Backrooms (2026) karya Kane Parsons menjadi sensasi baru di kalangan fans movie horor. (dok. A24/21 Laps Entertainment/Atomic Monster via IMDb)

Jakarta, CNN Indonesia --

Artikel ini mengandung spoiler alias beberan.

Film Backrooms (2026) karya Kane Parsons menjadi sensasi baru di kalangan fans movie horor. Film fiksi ilmiah psikologis seram ini apalagi menjadi movie dengan debut terbesar bagi studio A24 selaku distributornya.

Namun ada banyak pihak nan merasa kebingungan setelah memandang Backrooms (2026), apalagi bagi mereka nan bukan pengikut Parsons dan dasar movie ini: serial webnya karya Parsons, Backrooms (2022), dan folklor internet The Backrooms pada 2019.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut penjelasan ending dari Backrooms (2026).

Akhir cerita Backrooms (2026)

Konflik puncak dalam Backrooms ketika Mary mencari Clark ke dalam gedung The Backrooms. Setelah bertemu, Clark rupanya menyerang Mary hingga wanita itu tidak sadarkan diri.

Saat sadar, Mary menyadari Clark sudah tinggal sementara di The Backrooms hingga 'akrab' dengan tiga penunggu nan berupa manusia dengan rupa ganjil dan tak sempurna. Makhluk itu disebut Still Life.

Clark kemudian meminta Mary nan dia ikat untuk melanjutkan sesi terapi mereka. Namun Mary tak tahan lagi dengan tingkah ganjil Clark dan akhirnya mengungkapkan segala penilaiannya.

Pada dasarnya, Mary menyebut bahwa masalah Clark selama ini adalah sikapnya dalam mengeluhkan segala hal. Bukan orang lain nan bermasalah, tapi adalah pikiran Clark sendiri nan menjadi penjara baginya.

Clark kemudian menyadari perihal tersebut dan memutuskan untuk melepaskan Mary. Namun pada saat itulah, monster nan disebut Lifeform berbentuk Pirate Clark datang. Clark berupaya menenangkan monster itu, tapi dia malah dibunuh.

Lifeform kemudian mengejar Mary di seluruh penjuru gedung The Backrooms. Hingga kemudian Mary terpojok di sebuah ruangan berisi tabung gas.

Backrooms (2026) berasas serial web Parsons dan terinspirasi oleh creepypasta Konflik puncak dalam Backrooms ketika Mary mencari Clark ke dalam gedung The Backrooms. Foto: (dok. A24/21 Laps Entertainment/Atomic Monster via IMDb)

Lifeform menyerang Mary, Mary berupaya membebaskan diri dengan memukul Lifeform dengan semen cetakan tangannya. Namun gas nan bocor membikin Mary kehilangan kesadaran.

Ketika sadar, Mary menyadari dirinya sudah tidak berada di gedung The Backrooms. Ia berada di sebuah gedung mirip gedung untuk riset. Ia juga memandang Lifeform nan tidak sadar dikelilingi ilmuwan.

Di sebuah ruangan, Mary didatangi seorang intelektual berjulukan Phil (Mark Duplass). Phil bertanya sejumlah perihal kepada Mary untuk mengonfirmasi beberapa topik. Mary penasaran dan kembali bertanya kepada Phil soal nan sebenarnya terjadi.

Terdesak dengan Mary, Phil nan merupakan intelektual Async menjelaskan awalnya perusahaan mereka menghasilkan MRI. Namun kemudian mereka menemukan The Backrooms dan akhirnya mempelajarinya.

Phil memberi tahu Mary bahwa The Backrooms tampaknya berfaedah sebagai semacam ruang kemandang untuk kenangan. Itulah sebabnya banyak tempat di sana terlihat familiar tetapi tidak sempurna, lantaran ingatan tidak dapat memuat gambaran komplit tentang tempat alias orang nan pernah dilihat.

Pada saat itulah, Backrooms memunculkan montase nan mereplikasi ingatan-ingatan Mary, mulai dari masa kecilnya hingga dia duduk sendirian. Di akhir, tampak sosok seperti Mary nan tidak sempurna duduk sendirian di The Backrooms.

Lanjut ke sebelah....

Add as a preferred
source on Google

Sumber cnn-hiburan