Firozabad nan dikenal sebagai “Kota Kaca” di India sekarang menghadapi krisis, dengan tungku-tungku produksi mulai meredup. Kondisi ini membikin ribuan pekerja harian kehilangan pekerjaan di tengah musim puncak. REUTERS/Bhawika Chhabra

Industri kaca di wilayah tersebut terpukul akibat bentrok di Timur Tengah nan mengganggu pasokan energi. Produksi sangat berjuntai pada gas untuk menjaga suhu tungku di atas 1.000 derajat Celsius. REUTERS/Bhawika Chhabra

Ketergantungan India terhadap gas membikin sektor industri menjadi rentan saat pasokan terganggu. Pemerintah lebih memprioritaskan kebutuhan rumah tangga dibanding industri ketika terjadi kelangkaan. REUTERS/Bhawika Chhabra

Konflik nan memasuki bulan kedua ini dikhawatirkan berakibat luas pada sektor manufaktur India. Kondisi ini juga menakut-nakuti sasaran peningkatan kontribusi manufaktur terhadap ekonomi nasional. REUTERS/Bhawika Chhabra

Di Firozabad, tungku-tungku kaca terletak terpisah dari pasar warna-warni nan menjual gelang unik wilayah tersebut. Produk ini biasanya menjadi daya tarik wisata dengan nilai terjangkau. REUTERS/Bhawika Chhabra

Sejumlah pabrik nan sebelumnya mempekerjakan ratusan pekerja sekarang mengurangi tenaga kerja secara signifikan. Banyak pengrajin mini juga memilih menghentikan produksi sembari menunggu pasokan gas kembali stabil. REUTERS/Bhawika Chhabra

Penurunan pasokan gas lebih dari 20 persen sejak awal Maret berakibat besar pada produksi. Output industri apalagi merosot hingga sekitar 40 persen. REUTERS/Bhawika Chhabra

Kinerja ekspor kaca India ikut tertekan, dengan penurunan pengiriman hingga 20 persen dalam satu bulan terakhir. Biaya logistik juga melonjak akibat gangguan jalur pengiriman di area Teluk. REUTERS/Bhawika Chhabra

Krisis ini menjadi pukulan beruntun bagi pelaku industri nan sebelumnya terdampak kebijakan tarif. Bagi para pekerja, situasi ini menjadi perjuangan sehari-hari untuk mempertahankan pekerjaan dan memenuhi kebutuhan hidup. REUTERS/Bhawika Chhabra
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·