Konsentrasi Turnamen Lokal, Strategi Penjaringan Atlet Untuk Mengikuti Porprov

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Saat ini, PSSI Lamandau lebih berkonsentrasi pada penyelenggaraan turnamen lokal. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi penjaringan atlet sepak bola potensial guna menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng mendatang.

Hal itu diungkapkan mantan Ketua PSSI Kabupaten Lamandau nan sekarang menjabat sebagai Ketua Pelaksana Kursus Kepelatihan, Hanafi.

“Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi penjaringan atlet sepak bola potensial guna menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng mendatang. Kami konsentrasi menggelar turnamen untuk menjaring atlet jelang Porprov Kalteng nan bakal dilaksanakan di Kotawaringin Barat,” jelas Hanafi.

Hanafi juga menyinggung adanya hambatan internal mengenai koordinasi antar-pengurus. Ia menilai komunikasi antara manajemen Persela Lamandau dengan PSSI setempat tetap sangat minim.

“Kurangnya kerjasama ini ditengarai menjadi salah satu aspek penghambat keikutsertaan tim dalam arena bergengsi di tingkat provinsi tersebut,” bebernya.

Ia menegaskan bahwa persoalan mengenai liga alias kejuaraan resmi sebenarnya merupakan ranah tanggung jawab dari manajemen Persela Lamandau.

“Terkait Liga alias kejuaraan resmi, itu adalah ranahnya Persela Lamandau,” tandas Hanafi menutup keterangannya.

Electronic money exchangers listing

Kondisi ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi pemangku kepentingan sepak bola di Lamandau agar kedepannya koordinasi antar lini dapat melangkah lebih harmonis.

Sementara itu. Absennya keterlibatan Kabupaten Lamandau dalam kejuaraan Liga 4 Indonesia tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memicu tanda tanya di kalangan pecinta sepak bola lokal.

Padahal, materi pemain asal Bumi Bahaum Bakuba dinilai mempunyai kualitas jempolan dan daya saing tinggi untuk berkompetisi di level regional. Ketidakhadiran tim kebanggaan masyarakat ini sangat disayangkan mengingat potensi talenta muda nan melimpah.

Saat dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut, Ketua PSSI Kabupaten Lamandau melalui Sekretaris PSSI, Irwansyah, memberikan penjelasan singkat. Menurutnya, sejauh ini pihak asosiasi kabupaten tidak menerima pemberitahuan resmi mengenai penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

“Sepengetahuan saya tidak ada undangan,” kata Ketua PSSI Kabupaten Lamandau melalui Sekretaris PSSI, Irwansyah, melalui pesan singkat via WhatsApp, pada Minggu malam (26/4).(bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Saat ini, PSSI Lamandau lebih berkonsentrasi pada penyelenggaraan turnamen lokal. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi penjaringan atlet sepak bola potensial guna menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng mendatang.

Hal itu diungkapkan mantan Ketua PSSI Kabupaten Lamandau nan sekarang menjabat sebagai Ketua Pelaksana Kursus Kepelatihan, Hanafi.

“Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi penjaringan atlet sepak bola potensial guna menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng mendatang. Kami konsentrasi menggelar turnamen untuk menjaring atlet jelang Porprov Kalteng nan bakal dilaksanakan di Kotawaringin Barat,” jelas Hanafi.

Electronic money exchangers listing

Hanafi juga menyinggung adanya hambatan internal mengenai koordinasi antar-pengurus. Ia menilai komunikasi antara manajemen Persela Lamandau dengan PSSI setempat tetap sangat minim.

“Kurangnya kerjasama ini ditengarai menjadi salah satu aspek penghambat keikutsertaan tim dalam arena bergengsi di tingkat provinsi tersebut,” bebernya.

Ia menegaskan bahwa persoalan mengenai liga alias kejuaraan resmi sebenarnya merupakan ranah tanggung jawab dari manajemen Persela Lamandau.

“Terkait Liga alias kejuaraan resmi, itu adalah ranahnya Persela Lamandau,” tandas Hanafi menutup keterangannya.

Kondisi ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi pemangku kepentingan sepak bola di Lamandau agar kedepannya koordinasi antar lini dapat melangkah lebih harmonis.

Sementara itu. Absennya keterlibatan Kabupaten Lamandau dalam kejuaraan Liga 4 Indonesia tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memicu tanda tanya di kalangan pecinta sepak bola lokal.

Padahal, materi pemain asal Bumi Bahaum Bakuba dinilai mempunyai kualitas jempolan dan daya saing tinggi untuk berkompetisi di level regional. Ketidakhadiran tim kebanggaan masyarakat ini sangat disayangkan mengingat potensi talenta muda nan melimpah.

Saat dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut, Ketua PSSI Kabupaten Lamandau melalui Sekretaris PSSI, Irwansyah, memberikan penjelasan singkat. Menurutnya, sejauh ini pihak asosiasi kabupaten tidak menerima pemberitahuan resmi mengenai penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

“Sepengetahuan saya tidak ada undangan,” kata Ketua PSSI Kabupaten Lamandau melalui Sekretaris PSSI, Irwansyah, melalui pesan singkat via WhatsApp, pada Minggu malam (26/4).(bib)

Sumber prokalteng