Kkp Mau Permak 50 Kapal Ikan Tahun Ini

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan sebanyak 50 unit dari total 1.582 unit kapal ikan bakal dimodernisasi hingga akhir 2026. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif menyebut program ini merupakan tindak lanjut dari memorandum of understanding (MoU) antara Indonesia dan Inggris.

Latif mengatakan pihaknya sudah bergerak untuk menindaklanjuti program tersebut sejak awal tahun ini. Mulai dari survey galangan hingga kebutuhan rantai pasok (supply chain).

"Kita melakukan survei galangan kapal dan sebagainya. Kita rencana timeline-nya Juni ini mulai penyiapan supply chain, material, equipment, dan berproses dan untuk sasaran tahun 2026 ini sementara 50 kapal dulu nan bakal kita selesaikan," ujar Latif dalam konvensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (30/42026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Latif menjelaskan argumen baru 50 unit kapal nan baru dimodernisasi tahun ini. Menurutnya, membangun kapal ikan modern memerlukan waktu nan tidak sejenak lantaran perlu menyiapkan fasilitas-fasilitasnya, termasuk galangan kapal.

Ia telah melakukan survey terhadap galangan-galangan kapal di seluruh Indonesia nan bakal terlibat dalam program ini.

"Bikin kapal bukan kayak bikin combro. Ya kita kudu nyiapin mulai dari steel-nya, peralatannya. Kita punya waktu 8 bulan Makanya tadi kan saya kan menyampaikan bahwa dari Januari sebenarnya kita sudah mulai bergerak itu survei galangan, lantaran kan galangan ini kudu disiapkan. Kemudian kita beli peralatan pendukung," tambah ia.

Latif menekankan 50 unit kapal ikan nan bakal dimodernisasikan tahun ini berukuran 30 Gross Tonnage (GT). Alhasil, setidaknya 500 awak kapal perikanan (AKP) dibutuhkan untuk menggerakkan kapal-kapal modern ini.

"Jadi jika lihat kebutuhannya 50 kapal 30 GT itu berfaedah kita butuh 500 awak kapal perikanan," jelas Latif.

(acd/acd)

Sumber finance