Jakarta, CNN Indonesia --
Paris Saint-Germain (PSG) berlatih dengan ekstrem untuk mengantisipasi sepak pojok mematikan Arsenal menjelang final Liga Champions Eropa.
Dari foto-foto nan beredar di media sosial dan terukang media-media Prancis, Luis Enrique membikin sesi latihan unik untuk kiper. Ini latihan nan tidak biasa untuk kiper.
Dilansir dari Ici C'est Paris, latihan anomali ini sudah diterapkan Enrique dalam sepakn terakhir. Pelatih asal Spanyol ini betul-betul tak mau kecolongan dari sepak pojok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simulasi nan dibuat Enrique, kiper mendapat kotak bentuk nan maksimal. Tiga hingga empat staf kepelatihan Enrique mengganggu pergerakan kiper selama simulasi sepak pojok.
Musim 2025/2026 ini tendangan penjuru Arsenal memang tiada tanding. Total ada 18 gol nan diawali dari sepak pojok. Arsenal menjadi dengan statistik paling efektif saat sepak pojok.
The Gunner, julukan Arsenal, juga tidak sama dengan Bayern Munich, nan ditaklukkan PSG pada babak semifinal. Arsenal tidak bermain seterbuka Bayern didikan Vincent Kompany.
Sebaliknya Arsenal menjadi tim dengan statistik pertahanan paling ampuh. Gawang Arsenal hanya kebobolan 27 dalam Liga Inggris dan hanya enam dalam pentas Liga Champions.
Sudah solid dalam bertahan, Arsenal biasa memang dengan skor tipis, 1-0. Salah satu skema kemenangan 1-0 itu tercipta lewat sepak pojok. Itu kenapa Enrique menerapkan strategi khusus.
Adapun final Liga Champions Eropa 2025/2026 antara PSG versus Arsenal bakal berjalan di Stadion Puskas Arena, Budapest, Hungaria pada Minggu (30/5) malam.
(abs)
Add
as a preferred source on Google
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·