Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Umum Federasi Sepak Bola Palestina, Jibril Rajoub, tidak bisa menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 nan ada di Amerika Serikat.
Rajoub sebelumnya menyaksikan laga pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan di Mexico City, namun tidak dapat masuk ke AS lantaran tidak mendapat visa.
"Saya tidak percaya apakah setara menggunakan alias menyalahgunakan dan menolak kewenangan semua pesepakbola di bumi untuk datang," kata Rajoub dilansir dari The Guardian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas Palestina tidak lolos ke Piala Dunia 2026, namun FIFA biasa mengundang ketua umum federasi dari seluruh bumi untuk menyaksikan pesta sepak bola bumi sebagai corak persatuan global.
Sebelum kasus Rajoub, sebelumnya sudah ada beberapa kasus penolakan masuk ke AS seperti nan menimpa wasit asal Somalia Omar Artan dan seorang ahli foto timnas Irak.
Departemen Luar Negeri AS belum memberi komentar soal visa Rajoub, namun tahun lampau mereka menerapkan patokan pembatasan baru kepada pemegang paspor Palestina, dan orang-orang nan pernah bekerja di Palestina.
Sebelumnya AS juga tidak mengizinkan visa Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, dalam sidang umum PBB pada September 2025.
Sementara Presiden FIFA, Gianni Infantino, menjelaskan FIFA tengah berupaya menyelesaikan masalah visa sembari menerangkan tidak bisa mengabaikan posisi pemerintah AS.
"Kita perlu menghormati kita bukan raja bumi nan bisa memerintah pemerintah dan kepolisian," tutur Infantino.
(nva/abs)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·