MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO-Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX tahun 2026 di Kabupaten Barito Utara menjadi momentum krusial bagi penguatan kerjasama antara pelaksana dan legislatif. Dalam upacara nan digelar di laman Kantor Bupati pada Senin (27/04).
Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara tegas menyatakan komitmennya untuk menyelaraskan program wilayah dengan visi nasional Asta Cita guna mempercepat pembangunan di beragam sektor. Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT, dalam amanatnya menekankan bahwa kemandirian wilayah melalui otonomi kudu dibarengi dengan koordinasi nan ketat terhadap kebijakan pemerintah pusat.
Fokus utama pembangunan saat ini bertumpu pada delapan klaster program kerja prioritas nasional nan kudu diakomodasi sepenuhnya oleh pemerintah wilayah untuk mencapai sasaran Indonesia Emas.
Ketua DPRD Barito Utara Ir Hj Mery Rukaini MIP menyatakan support penuh atas arah kebijakan pemerintah. Dia menegaskan bahwa legislatif bakal mengawal ketat penerapan delapan klaster prioritas nan mencakup kedaulatan pangan, kemandirian daya dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi industri, prasarana dan ketahanan bencana, ekonomi kerakyatan, serta percepatan penurunan kemiskinan.
“Kami di lembaga legislatif memberikan apresiasi dan support penuh terhadap arah kebijakan nan disampaikan Bupati. Penyelarasan Asta Cita di tingkat wilayah merupakan langkah absolut agar mobilitas pembangunan kita tetap sinkron dengan visi nasional menuju Indonesia Emas 2045,”tuturnya.
Selain itu Mery juga menyoroti peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menerjemahkan semangat otonomi wilayah melalui pelayanan publik nan inovatif.
Dirinya berambisi kedelapan klaster tersebut tidak hanya menjadi arsip perencanaan, tetapi betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui kerja keras nan ahli dan transparan.
“Mari kita jadikan semangat otonomi sebagai pemicu untuk bekerja lebih sinkron dan inovatif. Kami sangat mendukung percepatan program prioritas nasional di Barito Utara, terutama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan guna mewujudkan kemandirian wilayah nan nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (bn/nue/kpg)
MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO-Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX tahun 2026 di Kabupaten Barito Utara menjadi momentum krusial bagi penguatan kerjasama antara pelaksana dan legislatif. Dalam upacara nan digelar di laman Kantor Bupati pada Senin (27/04).
Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara tegas menyatakan komitmennya untuk menyelaraskan program wilayah dengan visi nasional Asta Cita guna mempercepat pembangunan di beragam sektor. Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT, dalam amanatnya menekankan bahwa kemandirian wilayah melalui otonomi kudu dibarengi dengan koordinasi nan ketat terhadap kebijakan pemerintah pusat.
Fokus utama pembangunan saat ini bertumpu pada delapan klaster program kerja prioritas nasional nan kudu diakomodasi sepenuhnya oleh pemerintah wilayah untuk mencapai sasaran Indonesia Emas.
Ketua DPRD Barito Utara Ir Hj Mery Rukaini MIP menyatakan support penuh atas arah kebijakan pemerintah. Dia menegaskan bahwa legislatif bakal mengawal ketat penerapan delapan klaster prioritas nan mencakup kedaulatan pangan, kemandirian daya dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi industri, prasarana dan ketahanan bencana, ekonomi kerakyatan, serta percepatan penurunan kemiskinan.
“Kami di lembaga legislatif memberikan apresiasi dan support penuh terhadap arah kebijakan nan disampaikan Bupati. Penyelarasan Asta Cita di tingkat wilayah merupakan langkah absolut agar mobilitas pembangunan kita tetap sinkron dengan visi nasional menuju Indonesia Emas 2045,”tuturnya.
Selain itu Mery juga menyoroti peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menerjemahkan semangat otonomi wilayah melalui pelayanan publik nan inovatif.
Dirinya berambisi kedelapan klaster tersebut tidak hanya menjadi arsip perencanaan, tetapi betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui kerja keras nan ahli dan transparan.
“Mari kita jadikan semangat otonomi sebagai pemicu untuk bekerja lebih sinkron dan inovatif. Kami sangat mendukung percepatan program prioritas nasional di Barito Utara, terutama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan guna mewujudkan kemandirian wilayah nan nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (bn/nue/kpg)
6 hari yang lalu


English (US) ·
Indonesian (ID) ·