Kejagung Akhirnya Segel 6000 Motor Listrik Bgn

Sedang Trending 1 jam yang lalu

PROKALTENG.CO– Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) menyegel 6.000 motor listrik Badan Gizi Nasional (BGN) untuk kebutuhan proses hukum. Pengadaan kendaraan tersebut menjadi bancakan tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh mantan kepala BGN Dadan Hindayana dan tersangka lain.

Secara keseluruhan ada 6.000 unit motor listrik nan disegel oleh interogator hari ini (17/6). Seluruhnya tersimpan di penyimpanan nan berada di area Sentul, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Direktur Penyidikan (Dirdik) JAM Pidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi mengkonfirmasi info tersebut. Dia memastikan penyegelan sudah berlangsung.

”Benar (penyidik JAM Pidsus Kejagung menyegel ribuan motor listrik BGN), untuk cek jumlah dan segel saja,” ungkap Syarief.

Selain penyimpanan di Sentul, penyimpanan lain di Jakarta juga bakal dicek. Namun demikian, Syarief belum menyampaikan secara perincian mengenai dengan rencana tersebut. nan pasti, dia menegaskan bahwa kehadiran anak buahnya bukan untuk menyita ribuan kendaraan tersebut. Langkah nan diambil adalah menghitung dan menyegel kendaraan-kendaraan itu.

PROKALTENG.CO– Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) menyegel 6.000 motor listrik Badan Gizi Nasional (BGN) untuk kebutuhan proses hukum. Pengadaan kendaraan tersebut menjadi bancakan tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh mantan kepala BGN Dadan Hindayana dan tersangka lain.

Secara keseluruhan ada 6.000 unit motor listrik nan disegel oleh interogator hari ini (17/6). Seluruhnya tersimpan di penyimpanan nan berada di area Sentul, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Direktur Penyidikan (Dirdik) JAM Pidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi mengkonfirmasi info tersebut. Dia memastikan penyegelan sudah berlangsung.

”Benar (penyidik JAM Pidsus Kejagung menyegel ribuan motor listrik BGN), untuk cek jumlah dan segel saja,” ungkap Syarief.

Electronic money exchangers listing

Selain penyimpanan di Sentul, penyimpanan lain di Jakarta juga bakal dicek. Namun demikian, Syarief belum menyampaikan secara perincian mengenai dengan rencana tersebut. nan pasti, dia menegaskan bahwa kehadiran anak buahnya bukan untuk menyita ribuan kendaraan tersebut. Langkah nan diambil adalah menghitung dan menyegel kendaraan-kendaraan itu.

Sumber prokalteng