Jakarta, CNN Indonesia --
Manchester City berhasil mengalahkan Crystal Palace dan mengejar Arsenal di Liga Inggris, Kamis (14/5) awal hari WIB. Pep Guardiola pun memberikan pujian pada Phil Foden.
Foden memainkan peran krusial dalam laga musuh Palace. Ia menyumbangkan dua assist untuk gol Antoine Semenyo dan Omar Marmoush nan membikin Man City unggul 2-0 di babak pertama. Man City akhirnya menang 3-0 setelah Savinho mencetak satu gol tambahan di babak kedua.
"Ini adalah jenis laga low block, Palace memperkuat dengan sangat baik. Mereka melakukan perihal nan sama di final Piala FA [musim lalu]. Dengan kondisi itu, kami butuh kualitas, keajaiban, talenta, visi, dan sesuatu nan bukan hanya ada di papan taktik, rapat, pembahasan video, dan latihan."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia [Foden] menerima bola dengan ruang nan mini dan kemudian menciptakan sesuatu nan hanya bisa dilakukan oleh pemain bagus. Saya sungguh puas melihatnya," kata Guardiola seperti dikutip dari situs resmi klub.
Meski laga Man City vs Palace merupakan laga krusial, Guardiola memutuskan untuk melakukan sejumlah rotasi. Hal itu tak lepas dari kebenaran bahwa Man City kudu menghadapi Chelsea di final Piala FA akhir pekan ini.
Dalam kondisi itulah, Foden nan mulai tersisih dari tim inti bisa menunjukkan kegemilangannya. Terlebih Foden bermain sebagai gelandang bertahan.
"Hal nan paling saya apresiasi adalah dia bermain sebagai gelandang bertahan, posisi nan tak biasa dia mainkan
"Dia banyak memberikan support pada Bernardo Silva dan kemudian saya mau dia lebih dekat ke kotak penalti lantaran saat dia mendekati kotak penalti, dia punya keunikan," tutur Guardiola.
Seiring akhir musim nan mendekat, peran Foden kemungkinan bakal kembali muncul di laga-laga berikutnya. Pasalnya setelah duel musuh Chelsea, Man City bakal berjumpa Bournemouth di pekan ke-37 Liga Inggris tiga hari kemudian.
(ptr)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·