Jakarta, CNN Indonesia --
Kapal induk Amerika Serikat USS Gerald R. Ford disebut bakal meninggalkan perairan di Timur Tengah dan pulang dalam beberapa hari mendatang.
Sejumlah sumber mengatakan kepada Washington Post bahwa USS Ford jadi salah satu kapal nan bakal kembali ke Virginia sekitar pertengahan Mei.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepergian kapal tersebut berfaedah bakal menyisakan USS George HW Bush dan USS Abraham Lincoln nan beraksi di Laut Arab, tempat militer AS memblokade kapal-kapal nan membawa minyak alias peralatan dari pelabuhan Iran.
Militer AS nan bertanggung jawab untuk area Timur Tengah, Komando Pusat AS(US Central Command/CENTCOM), tak segera memberi tanggapan saat dimintai komentar perihal tersebut. Namun, mereka menyebut kapal induk AS itu bakal terus beroperasi.
"USS Gerald R. Ford (CVN 78) terus melakukan operasi rutin saat berlayar di Laut Merah," demikian dikutip Anadolu Agency, Kamis (30/4).
Laporan itu muncul saat negosiasi AS dan Iran masih belum menemukan titik temu.
AS mau Iran mengakhiri program nuklir dan menyerahkan uranium nan diperkaya ke AS. Namun, Teheran menolak dan meminta Washington menghormati kewenangan pengayaan uraniumnya.
Pekan lalu, Iran mengirim proposal baru ke AS melalui mediator Pakistan. Isinya konsentrasi mengakhiri blokade di Selat Hormuz dan mengakhiri perang.
Namun, di usulan tersebut tak ada soal nuklir. Pembahasan ini, menurut Iran, bisa didiskusikan lebih lanjut setelah perang usai.
AS sementara itu menolak proposal Iran dan Presiden Donald Trump memilih untuk memperpanjang blokade. Teheran tak ambil pusing, jika demikian militer siap mengambil tindak tegas ke pasukan Negeri Paman Sam.
(isa/dna)
Add
as a preferred source on Google
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·