Kamus Bahasa Minion: Apa Arti Bello Dan Poopaye?

Sedang Trending 1 hari yang lalu

CNN Indonesia

Kamis, 04 Jun 2026 10:00 WIB

Berikut daftar kosakata dalam kamus bahasa Minion, seperti Bello dan Poopaye. (dok. Universal Pictures/Illumination Entertainment via IMDb) Berikut daftar kosakata dalam kamus bahasa Minion, seperti Bello dan Poopaye. (dok. Universal Pictures/Illumination Entertainment via IMDb)

Jakarta, CNN Indonesia --

Minions akan kembali ke layar lebar lewat movie terbaru, Minions & Monsters. Karakter kuning ikonis dari Despicable Me ini sukses memikat penonton lewat perbincangan mereka nan unik.

Sering disebut sebagai Minionese alias Banana Language, ocehan nyaring mereka sebenarnya bukan sekadar bunyi random tanpa makna, melainkan bahasa buatan nan dirancang secara taktis untuk kebutuhan sinema.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan penelusuran, bahasa Minion tidak mempunyai struktur tata bahasa (grammar) nan baku.

Karakternya digerakkan metode kombinasi polyglot, mengambil potongan kosakata dari beragam bahasa di dunia, seperti Inggris, Italia, apalagi Indonesia lampau disesuaikan dengan melodi dan penekanan emosi adegan.

Berikut daftar kosakata Minion.

Bello: Halo (dari kata Hello)

Poopaye: Selamat tinggal (dari kata Goodbye).

Tank yu: Terima kasih (dari kata Thank you).

Tulaliloo ti amo: Aku mencintaimu (kombinasi kata buatan dan Ti amo).

Para tu: Untukmu (dari frasa bahasa Spanyol).

Gelato: Es krim (diambil langsung dari bahasa Italia).

Kanpai: Bersulang (diambil langsung dari bahasa Jepang).

Baboi: Mainan alias boneka.

Muak muak muak: Ciuman

[Gambas:Video CNN]

Selain itu, ada pula menu makanan dalam bahasa Indonesia, seperti nasi goreng, kecap manis, soto ayam, hingga terima kasih nan sempat muncul dalam Minios: The Rise of Gru.

Minions juga pernah mengucapkan "paduka raja" saat mereka berinteraksi dalam latar kerajaan Inggris.

Munculnya bahasa Indonesia dikarenakan sutradara waralaba tersebut, Pierre Coffin, merupakan anak dari sastrawan Indonesia N.H. Dini.

Coffin nan juga menjadi tokoh utama di kembali bunyi para Minions itu menyatakan dalam wawancara resmi bahwa dia memilih kata-kata tersebut lantaran menyukai ritme bunyinya nan unik.

Meskipun pada dua movie pertama Despicable Me dia berbagi tugas pengisi bunyi dengan Chris Renaud, Coffin kemudian menjadi pengisi bunyi dominan nan menghidupkan karakter Kevin, Stuart, Bob, dan ratusan Minions lainnya.

Penggunaan bahasa campuran ini terbukti menjadi strategi lintas budaya nan efektif bagi Illumination Entertainment dan Universal Pictures.

Dengan tidak mengikat Minions pada satu bahasa dominan tertentu, karakter ini sukses meruntuhkan batas budaya.

Kombinasi kata-kata nan familier di telinga penonton dunia dengan slapstick membikin waralaba itu mudah dicerna oleh penonton dari segala usia di seluruh dunia, sekaligus menjaga nilai komersialnya tetap tinggi di pasar internasional.

(chri)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-hiburan