Jakarta, CNN Indonesia --
Gelar juara Conference League membikin perpisahan Oliver Glasner dengan Crystal Palace menjadi manis.
Palace sukses mengangkat trofi Conference League usai mengalahkan Rayo Vallecano di Leipzig, Kamis (28/5) awal hari WIB. Gol Jean-Philippe Mateta jadi gol tunggal nan membawa Palace meraih trofi pertama di Eropa.
Selain mencatat sejarah dengan trofi pertama di kejuaraan Eropa, gelar Conference League juga jadi perpisahan manis Glasner dengan Palace. Sejak Januari, Oliver Glasner memang sudah memastikan bakal pergi meninggalkan Palace di akhir musim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai pelatih, Glasner jelas telah menjadi pembimbing terbesar dalam sejarah Palace. Ia membawa Palace memenangkan trofi Piala FA untuk pertama kali, memenangkan Community Shield untuk pertama kali, hingga mengantar Palace juara di kejuaraan Eropa utnuk pertama kalinya.
Dengan prestasi tersebut, Glasner sukses mengangkat derajat Palace dalam dua musim terakhir. Di tangan Glasner, Palace bisa selalu mengangkat trofi juara dalam dua musim terakhir.
Setelah memutuskan hengkang dari Palace, Glasner belum mengungkapkan masa depan nan bakal dia ambil. Glasner disebut bakal rehat sejenak dari bumi sepak bola utnuk bersantai dengan keluarga.
Salah satu argumen Glasner meninggalkan Crystal Palace disebut lantaran kecewa dengan kebijakan transfer klub. Glasner kecewa lantaran Palace menjual sejumlah pemain bintang seperti Marc Guehi dan Eberechi Eze.
Setelah keberhasilan memenangkan Conference League musim ini, pemain-pemain Palace lainnya bisa jadi bakal diincar klub lain.
(ptr)
Add
as a preferred source on Google
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·