Jakarta, CNN Indonesia --
Ajang olahraga Jogja Run D-City 2026 sukses digelar dengan meriah dan mendapat respons positif dari ribuan peserta nan hadir.
Event nan menjadi bagian dari rangkaian Jogja Financial Festival 2026 itu tak hanya menghadirkan kejuaraan lari, tetapi juga intermezo olahraga hingga konser musik nan menyedot perhatian masyarakat.
Sejak pagi hari, antusiasme peserta sudah terlihat di area Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada pada Minggu (24/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Flag off kategori 5K dimulai pukul 05.30 WIB, disusul kategori 10K pada pukul 05.45 WIB. Acara dibuka langsung oleh Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, Anggito Abimanyu.
Kemeriahan aktivitas semakin terasa dengan kehadiran sejumlah figur publik, salah satunya Denny Sumargo nan tampak ikut menyemangati peserta di sepanjang acara. Tak kurang dari 5.000 peserta ambil bagian dalam arena lari tersebut.
Salah satu peserta, Inaya, mengaku terkesan dengan besarnya antusiasme masyarakat pada Jogja Run D-City tahun ini. Karyawan swasta asal Tangerang itu apalagi mengikuti rangkaian intermezo lain setelah lomba selesai.
"Seru banget sih baru kali ini sampai 5.000 lebih peserta. Nanti mau ikut juga konsernya," ujar Inaya dilansir dari CNBC Indonesia, Senin (25/5).
Kesan positif juga datang dari Yono, peserta berumur 59 tahun nan mengikuti kategori 10K berbareng istrinya. Ia sukses menyelesaikan lomba dalam waktu 1 jam 30 menit dan mengapresiasi kualitas penyelenggaraan acara.
"Segi kepanitiaan, persiapan race hingga keamanan ini sangat baik sekali. Kedua, pesertanya luar biasa sangat antusias sehingga kami peserta sangat senang," katanya kepada CNBC.
Tak hanya lomba lari, rangkaian Jogja Run D-City juga menghadirkan pertandingan intermezo basket Celebrity Match nan mempertemukan tim De' Legend melawan UGM Stars. Tribun penonton dipenuhi peserta lari dan masyarakat umum dari beragam kalangan usia.
Sejumlah tokoh turut datang menyaksikan pertandingan tersebut, di antaranya Founder CT Corp Chairul Tanjung berbareng istrinya Anita Ratnasari Tanjung, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat, hingga jejeran petinggi LPS.
Sebelum dimulai pertandingan, tim De'Legend dan UGM Stars melakukan pemanasan. Pertandingan pun dimulai pada pukul 08.01 WIB. Tidak lama dari itu, laki-laki nan berkawan disapa Rogun sukses memasukan bola ke dalam ring.
Di samping itu, dengan kelihaiannya memainkan bola, Densu turut mencetak skor. Meski demikian, Eks Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PB Perbasi Anggito melakukan serangan jawaban melawan tim Densu, tetapi drible bola digagalkan Augie.
Seiring berjalannya pertandingan, Anggito dan Densu melakukan tindakan menarik ialah saling berganti tim. Alhasil, UGM Starts diperkuat oleh Densu dan De' Legend diisi oleh Anggito.
Menariknya, saat Anggito beranjak ke tim De' Legend, dia sukses mencetak poin berturut-turut. Semangatnya terlihat dari kelincahannya menangkap bola dan melemparnya ke ring. Wajar saja, dia sempat menjadi pemain basket pada masanya.
Tak mau kalah, Densu dengan kompetitif langsung mencetak poin untuk UGM Stars. Bagaimana tidak? Pengalamannya sebagai timnas basket Indonesia sudah tidak bisa diragukan lagi.
Pada akhirnya, pertandingan ditutup dengan skor 75 untuk De' Legend dan 72 untuk UGM Stars. Artinya, De'Legend sukses memenangkan pertandingan intermezo tersebut.
Usai permainan basket selesai, Anggito mengaku senang sekali bisa berjumpa dengan para pemain timnas maupun pemain basket dari UGM.
"Mereka semuanya sehat, bergembira, dan bisa berkolaborasi. Kalah menang nggak krusial ya, tapi nan krusial menghibur dan kita tunjukkan pada masyarakat bahwa kita bersama-sama," jelasnya.
Dalam kesempatan nan sama, Densu juga merasa senang kembali ke Yogyakarta dan bisa berjumpa lagi dengan teman-teman De' Legend berbareng pemain UGM sekaligus bisa menghibur para penonton.
"Hal nan kocak pak Anggito pindah ke tim gua, dan gua pindah ke UGM. Tapi, ujung-ujungnya nan menang De'Legend," kata Densu.
Pemain basket lainnya, Augie menjelaskan, arena seperti Jogja D-Run City nan berisi lomba lari dengan beragam kategori serta pertandingan basket tentu sangat menarik dan penting. Sebab, olahraga seperti ini bisa mempererat silaturahmi dan sosialisasi antar generasi.
"Lewat olahraga justru kita bisa bisa sosialisasi antar generasi. Bahkan ya lantaran gini kayak gue Densu udah gak muda lagi, tapi kita lantaran content creator nan udah lumayan lama di basket ya kita sampe anak-anak mini pun juga tau kita gitu loh," ucapnya.
Dalam kesempatan nan sama, Pebasket Liga Bola Basket (IBL) Mei Joni juga mengungkapkan bahwa pertandingan basket hari ini betul-betul menyajikan drama nan lengkap. Ada keseruan, kesenangan, hingga rasa kompetitif nan semua menyatu dalam satu pertandingan.
Dia pun mengaku, jika bermain basket berbareng rekan-rekan profesionalnya di timnas Indonesia, pasti jiwa kompetitifnya bakal muncul. Namun, dalam pertandingan hari ini berbeda, lantaran dia juga satu lapangan dengan tokoh-tokoh dari beragam latar belakang berbeda.
"Kita nggak ekspek sih sebenarnya, tadinya kan pikirnya kita main emang buat Pak Anggito nan nge-lead kita tapi rupanya ya mungkin emang buat seru-seruan aja kan jadi biar Pak Anggito-nya juga kesana, Kak Densu-nya juga main buat UGM jadi emang mungkin di settingnya untuk kolaborasi," kata dia.
Tak kalah menarik, ada juga pertandingan intermezo dari peserta Sekolah Dasar, ialah Budi Utama Vs JMS. Walaupun tetap tergolong sangat muda, mereka tergolong jago dalam memainkan bola.
Di awal pertandingan pun, Budi Utama sukses mencetak skor 18 dan JMS menyusul 7. Antusias para pemain juga sangat terlihat dalam pertandingan intermezo tersebut.
Ada pula penampilan nan ditunggu-tunggu dari pelantun Kicau Mania, siapa lagi jika bukan Ndarboy Genk. Pembukaan penampilan dibuka meriah dengan lagu Mendung Tempo Udan dan semakin semarak dengan nyanyian Kicau Mania.
Para penonton pun terlihat berjoget seru berbareng Ndarboy Genk. Sangat seru bukan? sampai berjumpa di aktivitas selanjutnya.
(inh)
Add
as a preferred source on Google
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·