Jejak Hubungan Diplomasi Indonesia Dan Prancis Di Era Prabowo

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke Paris, Prancis. Ia tiba di Bandara Orly, Paris, Selasa (26/5) pagi.

Kunjungan kenegaraan ini disebut sebagai kunjungan jawaban atas kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia pada Mei 2025 lalu.

Kunjungan ini disebut sebagai tonggak penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam kunjungan ini, kedua Presiden bakal mengumumkan kemauan berbareng untuk meningkatkan hubungan bilateral menuju Comprehensive Strategic Partnership. Mencerminkan semakin pentingnya Indonesia dan Prancis bagi satu sama lain di tengah ketidakpastian global," kata Kemlu RI dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/5).

Selama berada di Paris, Prabowo dijadwalkan bakal menjalani sejumlah agenda resmi guna memperkuat hubungan kerjasama kedua negara.

Prabowo bakal menjalani pertemuan bilateral nan membahas penguatan kerjasama di beragam bagian strategis, meliputi pertahanan, daya terbarukan, mineral kritis, pendidikan, sains, dan inovasi.

Selain itu, kunjungan kenegaraan ini juga guna membangun kemitraan nan semakin berimbang dan memberi faedah bagi pembangunan nasional, khususnya dalam penguatan ekosistem industri, investasi hilirisasi, penguasaan teknologi, dan penemuan industri masa depan.

Sejak menjabat sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024, Prabowo cukup aktif menjalin hubungan diplomasi dengan Prancis.

Selama kurang lebih 1,5 tahun kepemimpinannya. Prabowo telah empat kali mengunjungi Prancis, dan satu kali menerima kunjungan Macron beserta delegasinya ke Indonesia.

14 Juli 2025

Kunjungan pertama Prabowo ke Prancis adalah pada 14 Juli 2025 lampau bertepatan dengan seremoni Bastille Day, mengenang peristiwa pengepungan Bastille nan menandakan pecahnya revolusi Prancis dan lahirnya Republik Prancis pada 1789 silam.

Prabowo menghadiri seremoni Bastille Day di Place de la Concorde, Paris sebagai tamu kehormatan.

Selama aktivitas berlangsung, Prabowo duduk berdampingan dengan Macron. Mereka menyaksikan parade militer. Kontingen Indonesia nan diisi personil TNI, taruna Akmil, dan Akpol datang sebagai defile pembuka saat itu.

Kontingen RI menyusuri Jalan Champs-Elysees dengan menampilkan drum band membawakan lagu 'Maju Tak Gentar'.

Setelah menghadiri Bastille Day, Prabowo memenuhi undangan makan malam dari Macron di Istana Elysee, Paris.

23 Januari 2026

Kunjungan kedua Prabowo ke Prancis adalah pada 23 Januari 2026 lalu. Kunjungan itu disebut sebagai agenda diplomasi bilateral dalam memperkuat hubungan kerja sama strategis Indonesia dengan Prancis.

Pada malam harinya, Jumat (23/1), Prabowo menghadiri jamuan santap malam pribadi berbareng Macron di Istana Elysee.

Percakapan berjalan dengan santai, menjadikan ruang perbincangan nan mempererat komunikasi individual sekaligus membuka kesempatan penguatan kerja sama Indonesia-Prancis di beragam bagian strategis.

14 April 2026

Sekitar 2,5 bulan setelahnya, Prabowo kembali menyambangi Prancis pada 13 April 2026 usai berjumpa dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin.

Keesokan harinya, pada Selasa 14 April 2026, Prabowo melaksanakan pertemuan empat mata dengan Macron di Istana Élysée, Paris.

Seskab Teddy Indra Wijaya menyampaikan pertemuan dengan Macron itu berjalan selama lebih dari dua jam. Dalam pertemuan itu, Teddy menyebut kedua pemimpin membahas penguatan kerjasama strategis Indonesia-Prancis di beragam sektor prioritas.

Ia menyampaikan salah satu konsentrasi pembahasan mencakup pengembangan kerjasama di bagian energi, pendidikan, komunikasi digital, serta investasi ekonomi jangka panjang nan saling menguntungkan.

"Pertemuan tersebut membahas peningkatan kerja sama di beragam sektor, antara lain energi, pendidikan, komunikasi digital, serta investasi ekonomi jangka panjang," ujarnya.

Kunjungan Macron ke RI pada Mei 2025

Selain Prabowo, Macron juga sempat mengunjungi Indonesia pada akhir Mei 2025 lalu. Macron beserta delegasi ke Indonesia pada 27-29 Mei 2025.

Tak hanya melakukan pertemuan di Istana Merdeka Jakarta. Pada kunjungan tersebut, Macron juga menyambangi Akademi Militer dan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

Dalam pertemuannya dengan Prabowo, Indonesia dan Prancis menyepakati 21 kerjasama di beragam bidang, mulai dari militer dan pertahanan, hingga program makan bergizi cuma-cuma nan dilakukan antar pemerintah, antar lembaga, hingga kemitraan swasta.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan delegasi Indonesia dan Prancis meneken nota kesepahaman (MoU) berbobot US$11 miliar alias setara dengan Rp179,25 triliun(kurs Rp16.295 per dolar AS saat itu). Nilai itu berasal dari27 MoU nan ditandatangani Macron saat berjamu ke Indonesia saat itu.

"Sebanyak 16 MoU telah ditandatangani (pagi tadi) dengan disaksikan oleh Presiden Macron (Presiden Prancis Emmanuel Macron) dan Presiden Prabowo," kata Airlangga di Jakarta, Rabu (28/5/2025) mengutip Antara.

Sementara 11 MoU sisanya ditandatangani pada aktivitas Indonesia-France Business Forum 2025 nan dihadiri oleh 368 delegasi dari kedua negara.

(mnf/mik)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional