Jco-bms Raih Standing Ovation Di Festival Musik Internasional Ankara

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

CNN Indonesia

Senin, 13 Apr 2026 23:00 WIB

Jakarta Concert Orchestra (JCO) dan Batavia Madrigal Singers (BMS) mengawali rangkaian tur Eropa dengan tampil di Festival Musik Internasional Ankara ke-40. Jakarta Concert Orchestra (JCO) dan Batavia Madrigal Singers (BMS) mengawali rangkaian tur Eropa dengan tampil di Festival Musik Internasional Ankara ke-40. (Screenshot dari IG @ankaramuzikfest )

Jakarta, CNN Indonesia --

Jakarta Concert Orchestra (JCO) dan Batavia Madrigal Singers (BMS) mengawali rangkaian tur Eropa bulan ini dengan tampil di Festival Musik Internasional Ankara ke-40.

Kedua grup tersebut sukses membawakan kemandang musik Nusantara nan diselenggarakan di CSO, Ada Ankara, Turki pada Sabtu (11/4). Acara itu tampil memukau di hadapan lebih dari 1.000 penonton.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penampilan nan dipimpin oleh Avip Priatna itu merupakan bagian dari rangkaian tur Eropa mereka, sekaligus menyusul kesuksesan konser Symphony of Friendship di Jakarta pekan lalu.

Selama 90 menit, unit musik itu membawakan deretan karya komposer legendaris tanah air, mulai dari ragam Sepasang Mata Bola karya Ismail Marzuki hingga lagu wilayah seperti Rampak Melayu, Tak Tong-Tong, Ayo Mama, dan Sik-Sik Batu Manikam.

Pertunjukan malam itu ditutup dengan lagu Lisoi nan disambut dengan tindakan standing ovation panjang dari penonton.

Sejumlah pihak memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan tersebut. Ketua Panitia Penyelenggara Ankara International Music Festival, Pinar Alpay Yuksel, menyebut partisipasi delegasi Indonesia bukan sekadar pagelaran seni, melainkan corak nyata diplomasi musik.

"Kami senang sekali Avip berbareng JCO dan BMS dapat memenuhi undangan kami," ujar Pinar Alpay Yuksel dalam pernyataan nan diterima CNNIndonesia.com.

"Bagi saya, aktivitas pagelaran ini merupakan corak music diplomacy nan terus terselenggara lantaran adanya pertemanan dan hubungan nan baik," ujarnya.

Sentimen serupa disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki, Achmad Rizal Purnama. Ia mengaku tak dapat menyembunyikan rasa bangganya saat memandang budaya Indonesia diapresiasi secara global.

[Gambas:Instagram]

"Saya turut bangga dan apalagi menitikkan air mata memandang penampilan JCO dan BMS malam ini, terutama ketika mereka membawakan lagu Indonesia Pusaka," ungkap Rizal.

Sementara itu, bagi Avip Priatna tampil di arena nan tergabung dalam European Festival Association (EFA) ini merupakan misi besar untuk memperkenalkan repertoar original Indonesia ke telinga musisi dunia.

"Kami senang sekali dapat memenuhi undangan ini lantaran berambisi lagu-lagu dari musisi Indonesia dapat dimainkan di arena internasional. Saya juga berambisi nantinya beragam orkestra internasional juga memainkan repertoar dari para komposer Indonesia," kata Avip.

Tak berakhir di rangkaian tur ini, BMS dijadwalkan bakal menggelar konser tunggal terpisah pada 12 April di letak nan sama. Ankara International Music Festival tahun ini diikuti oleh lebih dari 800 talenta dari 17 negara.

Setelah menyelesaikan agenda di Turki, rombongan JCO dan BMS bakal melanjutkan tur konser mereka ke sejumlah gedung prestisius di Eropa, di antaranya Concertgebouw, Amsterdam (15 April); Stadtcasino, Basel (17 April); dan Auditorium Conciliazione, Roma (21 April).

(gis/end)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-hiburan