SAMPIT – Dalam upaya menjaga ekosistem perairan tetap sehat dan asri, Personel Ditpolairud Polda Kalteng melalui Kapal Polisi XVIII-2006 menggelar tindakan Gerakan Bersih Sampah Sungai dan Pantai.
Kegiatan ini berjalan di area tepi sungai Mentaya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu 19 April 2026.
Aksi lingkungan ini melibatkan partisipasi aktif penduduk sekitar nan bersama-sama menyisir bibir sungai untuk memungut beragam jenis sampah nan mencemari lingkungan pesisir.
Dalam aktivitas tersebut, tim di lapangan menemukan bahwa kebanyakan limbah nan mengotori area pesisir didominasi oleh sampah plastik sekali pakai.
Adapun jenis sampah nan sukses dikumpulkan antara lain, ialah sedotan plastik dan sendok plastik, bungkusan makanan dan minuman ringan, ranting kayu nan terbawa arus.
“Pengendalian sampah pantai perlu diperhatikan oleh semua komponen masyarakat agar tidak membahayakan ekosistem dan biota laut,” ujar Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra.
Ia juga menegaskan bahwa tindakan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan corak nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian alam.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami untuk menciptakan lingkungan nan bersih dan nyaman bagi masyarakat. Kami mau menggugah kesadaran penduduk agar tidak lagi membuang sampah ke perairan demi mendukung keberlangsungan biota laut,” jelasnya.
Personel dilapangan juga tidak lupa memberikan imbauan tegas kepada masyarakat untuk mengubah pola pikir mengenai pembuangan limbah.
“Mari kita jaga lingkungan pantai dan pesisir sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kerja sama kita semua adalah kunci terciptanya kelestarian di Sungai Mentaya ini,” pungkas Dony.(im/bs)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·