Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump diklaim telah meyakinkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan tetap teguh pada tuntutannya agar program nuklir Iran dibongkar sebagai syarat perundingan dengan Teheran.
Seorang pejabat Israel mengeklaim Trump sudah menegaskan bahwa AS tetap konsisten dengan tuntutannya kepada Iran untuk menghentikan program nuklirnya terutama pengayaan uraniumnya nan selama ini menjadi salah satu tujuan utama AS bertempur di Iran sejak 28 Februari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Presiden Trump menegaskan bahwa dia bakal tetap konsisten dalam perundingan mengenai tuntutannya nan telah lama disuarakan, ialah pembongkaran program nuklir Iran dan pemindahan seluruh uranium nan telah diperkaya dari wilayah Iran, serta bahwa dia tidak bakal menandatangani kesepakatan akhir tanpa syarat-syarat tersebut," ujar pejabat Israel itu seperti dikutip AFP pada Minggu (24/5).
Pejabat Israel itu menuturkan pernyataan antara Trump dan Netanyahu itu berjalan via telepon pada Sabtu malam waktu AS.
"Amerika Serikat terus memberikan pembaruan kepada Israel mengenai negosiasi mengenai nota kesepahaman untuk membuka kembali Selat Hormuz dan memulai pembicaraan menuju kesepakatan akhir atas beragam rumor sengketa nan tetap tertunda," tambah pejabat tersebut.
Dalam percakapan mereka, Netanyahu menegaskan bahwa Israel "akan mempertahankan kebebasan bertindaknya terhadap ancaman di semua front, termasuk Lebanon," lanjut pejabat itu.
"Presiden Trump kembali menegaskan dukungannya terhadap prinsip tersebut," paparnya menambahkan.
Dikutip Reuters, sumber lain dari Israel juga menyebut Trump telah membeberkan info terkini soal negosiasi Iran ke Tel Aviv. Dia kemudian menyebut Trump bakal tetap teguh dalam negosiasi tuntutan untuk membongkar program nuklir Iran dan memindahkan semua uranium nan diperkaya dari wilayahnya.
"Dan bahwa dia tidak bakal menandatangani perjanjian akhir tanpa terpenuhinya syarat-syarat ini," kata sumber tersebut.
Pernyataan ini keluar dari Israel setelah PM Netanyahu dikabarkan 'ditendang' Presiden Trump dari pembicaraan tenteram dengan Iran.
Sejumlah pejabat pertahanan Israel mengatakan sikap Trump kepada Netanyahu itu berubah dari sebelumnya rekan obrolan menjadi hanya "seorang penumpang" setelah serangan campuran AS-Israel kandas menghancurkan Republik Islam Iran.
Menurut para pejabat Israel kepada The New York Times, Trump dan pemerintahannya keki setelah prediksi Netanyahu bakal kemenangan atas Iran kandas total.
Karenanya, Trump nyaris sepenuhnya mengeluarkan Netanyahu dari pembicaraan gencatan senjata dengan Iran.
(rds/bac)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·