Jakarta, CNN Indonesia --
Ipswich Town FC telah memastikan promosi ke Premier League 2-026/2027. Lantas gimana nasib Elkan Baggott?
Baggott adalah pemain bimbingan Ipswich. Pemain berpaspor Indonesia kelahiran Thailand ini sudah memihak Ipswich sejak 2016, saat tetap berstatus pemain akademi.
Pemain setinggi 196 centimeter ini promosi ke tim utama pada 2020. Sejak itu, Baggott hanya dua kali tampil dalam kompetisi, League One, kejuaraan kasta ketiga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sisanya, Baggott memihak klub berjulukan The Tractor Boys ini dua kali di Piala FA dan empat kali di Piala Liga. Sisanya lagi memihak tim usia muda Ipswich, seperti U-21 di Premier League 2.
Adapun perjanjian baru baru diperbarui pada tahun lalu. Baggott diikat klub milik Gamechanger 20 Ltd ini hingga 30 Juni 2028. Artinya, kontraknya tetap tersisa dua musim lagi.
Masalahnya, musim ini Baggott tidak pernah dimainkan dalam kompetisi. Dari 46 laga Ipswich pada musim 2025/2026, Baggott hanya empat kali duduk di bangku cadangan.
JIka dalam kejuaraan kasta kedua Inggris saja tidak dapat menit bermain, gimana dengan kasta tertinggi? Ini bakal menjadi dilema bagi Baggott dan pembimbing tim, Kieran McKenna.
Pada awal musim ini sejatinya Baggott hendak dipinjamkan, seperti musim-musim sebelumnya. Namun, opsi itu tidak dilakukan lantaran Baggott dianggap bisa menjadi pelapis.
Dengan situasi musim ini, Baggott dan klub mungkin bakal mengambil sikap. Peminjaman ke klub kasta kedua alias apalagi ketiga, mungkin bakal diambil demi masa depannya.
(abs/rhr)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·