Inggris Siap Kirim Kapal Perang Ke Timur Tengah Jelang Misi Hormuz

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Inggris akan mengirim kapal perang perusak ke Timur Tengah menjelang misi internasional untuk membantu melindungi pelayaran di Selat Hormuz.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pengerahan kapal perang HMS Dragon bakal memperkuat kepercayaan pelayaran komersial, serta mendukung upaya pembersihan ranjau laut setelah perang Iran melawan agresi Amerika Serikat (AS) dan Israel berakhir.

"Penempatan awal HMS Dragon merupakan bagian dari perencanaan matang untuk memastikan Inggris siap, sebagai bagian dari koalisi multinasional nan dipimpin berbareng Inggris dan Prancis, guna mengamankan selat tersebut ketika kondisi memungkinkan," kata ahli bicara kementerian kepada AFP, Sabtu (9/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

April lalu, Inggris dan Prancis mengatakan rencana militer untuk mengamankan Selat Hormuz mulai terbentuk dan diyakini bakal sukses memulihkan arus perdagangan dunia nan melalui jalur vital tersebut.

Dalam pertemuan dua hari nan melibatkan lebih dari 44 negara di London, para perencana militer membahas rincian praktis misi multinasional itu. Hasilnya, sekitar 40 negara setuju berperan-serta dalam rencana misi untuk membebaskan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Sebelum perang meletus pada 28 Februari nan dimulai dengan agresi AS-Israel ke Iran, sekitar seperlima minyak bumi dikirim melalui pelayaran Selat Hormuz.

Namun, jumlah itu menyusut dalam beberapa bulan terakhir usai Iran menutup Selat Hormuz. Akibatnya, pasar dunia terguncang dan mendorong kenaikan nilai minyak.

Ancaman krisis daya diperparah oleh langkah AS kemudian memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sebagai respons.

Kemarin, Iran mempertanyakan kesungguhan diplomasi AS untuk mewujudkan gencatan senjata usai bentrok laut kembali terjadi di area Teluk.

Jet tempur AS menembaki dan melumpuhkan dua kapal tanker berbendera Iran. Tindakan AS itu memicu serangan jawaban Iran.

(pta)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-internasional