Hizbullah Buka Suara Soal Kesepakatan As Dan Iran

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Milisi Hizbullah di Lebanon menyambut baik kesepakatan Amerika Serikat dan Iran, demi mengakhiri bentrok Timur Tengah secara damai.

Dalam pernyataan tertulis, golongan tersebut mengatakan nota kesepahaman antara AS dan Iran telah menghasilkan gencatan senjata komprehensif di semua lini, termasuk Lebanon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hizbullah juga memperingatkan kepada Israel bahwa mereka tidak bakal menerima serangan apa pun nan melanggar kedaulatan Lebanon alias menargetkan rakyatnya.

Mereka mengatakan bahwa dimasukkannya Lebanon dalam perjanjian itu mencerminkan komitmen Iran untuk mengakhiri perang.

"Hizbullah menyampaikan rasa terima kasih nan mendalam kepada para pemimpin, pasukan, dan rakyat Iran atas support teguh mereka terhadap Lebanon, rakyatnya, dan perlawanannya, dan atas dorongan mereka agar Lebanon dimasukkan dalam setiap kesepahaman nan mengarah pada penghentian perang," demikian pernyataan Hizbullah, dikutip AFP. 

Perang di Lebanon selatan mereda pada Senin (15/6), usai Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan AS dan Iran.

Seorang pejabat Hizbullah kepada Reuters mengatakan bahwa golongan tersebut belum melakukan operasi militer apa pun sejak kesepakatan itu diumumkan.

Mereka menekankan bahwa posisinya dalam gencatan senjata bakal berjuntai pada kepatuhan Israel atas perjanjian tersebut.

Hizbullah juga menyatakan bakal menolak "kebebasan bergerak" Israel di Lebanon, sementara Iran terus memantau kepatuhan Israel terhadap gencatan senjata di Lebanon.

Sumber keamanan di Lebanon mengatakan Israel sejauh ini telah mengurangi serangan secara signifikan, meski tetap ada beberapa tembakan artileri terjadi di kota-kota Lebanon selatan.

Dewan kota di Lebanon selatan juga telah meminta penduduk untuk menunda kembali ke rumah mereka masing-masing.

(dna)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-internasional