PURUK CAHU,PROKALTENG.co – Bupati murung raya, heriyus, menerima hidayah penghargaan “Bupati Peduli Radio Tahun 2026” dari Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio dan Televisi Indonesia (Asosiasi LPPL). Dalam kesempatan itu, penghargaan juga diberikan kepada Lynda Kristiane sebagai Direktur Utama (Dirut) LPPL Radio Terbaik Tahun 2026.
Anugerah tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Asosiasi LPPL Radio dan Televisi Indonesia, Helen Marewise dalam seremoni nan digelar di LPP RRI, Jalan Medan Merdeka Barat No. 4–5, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (23/4).
Menanggapi raihan dua penghargaan itu, Heriyus menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan corak apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyata Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mendukung kemajuan bumi penyiaran publik di daerah.
“Anugerah ini menjadi bukti apresiasi atas komitmen dan kontribusi pemerintah wilayah dalam mendorong kemajuan serta peningkatan kualitas penyiaran publik,” ujar Heriyus.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Murung Raya bakal terus berkomitmen memberikan support maksimal agar bumi penyiaran publik semakin berkembang dan bisa bersaing di era teknologi saat ini.
Di sisi lain, Heriyus juga menyoroti pentingnya keberadaan penyiaran publik, khususnya radio lokal nan dikelola LPPL, sebagai sarana strategis bagi masyarakat di daerah.
“Radio publik bukan hanya sekadar media hiburan, tetapi juga menjadi instrumen krusial dalam penyebaran informasi, pendidikan, serta penguatan organisasi lokal,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa radio mempunyai kelebihan dalam menjangkau wilayah terpencil nan susah terakses jaringan internet maupun siaran televisi, sehingga sangat efektif dalam menyampaikan beragam info krusial kepada masyarakat.
“Radio bisa menjangkau wilayah nan tidak terlayani internet alias televisi. Ini menjadi sarana krusial untuk menyampaikan informasi, termasuk hal-hal nan berkarakter urgen,” jelasnya.
Selain itu, radio juga dinilai bisa menghadirkan program-program siaran nan edukatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal, seperti di bagian pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga literasi digital.
Pada akhirnya, Heriyus menegaskan bahwa radio merupakan salah satu jembatan komunikasi nan efektif antara pemerintah wilayah dan masyarakat.
“Radio menjadi instrumen komunikasi nan efektif antara pemerintah wilayah dan masyarakat, baik dalam sosialisasi kebijakan maupun sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat,” tutupnya.(pan)
PURUK CAHU,PROKALTENG.co – Bupati murung raya, heriyus, menerima hidayah penghargaan “Bupati Peduli Radio Tahun 2026” dari Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio dan Televisi Indonesia (Asosiasi LPPL). Dalam kesempatan itu, penghargaan juga diberikan kepada Lynda Kristiane sebagai Direktur Utama (Dirut) LPPL Radio Terbaik Tahun 2026.
Anugerah tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Asosiasi LPPL Radio dan Televisi Indonesia, Helen Marewise dalam seremoni nan digelar di LPP RRI, Jalan Medan Merdeka Barat No. 4–5, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (23/4).
Menanggapi raihan dua penghargaan itu, Heriyus menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan corak apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyata Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mendukung kemajuan bumi penyiaran publik di daerah.
“Anugerah ini menjadi bukti apresiasi atas komitmen dan kontribusi pemerintah wilayah dalam mendorong kemajuan serta peningkatan kualitas penyiaran publik,” ujar Heriyus.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Murung Raya bakal terus berkomitmen memberikan support maksimal agar bumi penyiaran publik semakin berkembang dan bisa bersaing di era teknologi saat ini.
Di sisi lain, Heriyus juga menyoroti pentingnya keberadaan penyiaran publik, khususnya radio lokal nan dikelola LPPL, sebagai sarana strategis bagi masyarakat di daerah.
“Radio publik bukan hanya sekadar media hiburan, tetapi juga menjadi instrumen krusial dalam penyebaran informasi, pendidikan, serta penguatan organisasi lokal,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa radio mempunyai kelebihan dalam menjangkau wilayah terpencil nan susah terakses jaringan internet maupun siaran televisi, sehingga sangat efektif dalam menyampaikan beragam info krusial kepada masyarakat.
“Radio bisa menjangkau wilayah nan tidak terlayani internet alias televisi. Ini menjadi sarana krusial untuk menyampaikan informasi, termasuk hal-hal nan berkarakter urgen,” jelasnya.
Selain itu, radio juga dinilai bisa menghadirkan program-program siaran nan edukatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal, seperti di bagian pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga literasi digital.
Pada akhirnya, Heriyus menegaskan bahwa radio merupakan salah satu jembatan komunikasi nan efektif antara pemerintah wilayah dan masyarakat.
“Radio menjadi instrumen komunikasi nan efektif antara pemerintah wilayah dan masyarakat, baik dalam sosialisasi kebijakan maupun sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat,” tutupnya.(pan)
1 minggu yang lalu


English (US) ·
Indonesian (ID) ·