Jakarta, CNN Indonesia --
Dua pertandingan perebutan perebutan ranking ketiga Basketball Campus League The Nationals digelar hari ini, Sabtu (13/6) di Basketball Court UPH, Tangerang.
Dari sektor putri, Universitas Pelita Harapan (UPH) menang atas Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). UPH kandas mengawinkan gelar ranking ketiga lantaran tim putra mereka kudu mengakui kelebihan Ubaya.
Tim UPH putri, nan tampil lebih dulu, memulai laga dengan baik. Brylia Sheron dan kolega cukup percaya diri bermain di hadapan suporter sendiri. UKSW juga tak kalah ngotot. Bahkan pada kuarter pertama, Grace Magdalena dkk unggul dengan selisih satu poin, 12-11.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beranjak ke kuarter dua, UPH dominan dengan mengobrak-abrik pertahanan UKSW. Alhasil, UPH melenggang dengan tambahan 24 poin, sedangkan UKSW hanya bisa menjaringkan 8 bola. Skor kuarter kedua berbalik dipimpin UPH, 35-19.
Kuarter ketiga dan keempat sepenuhnya jadi milik UPH. Kombinasi drive dan lay up apik jadi kunci tim berlogo elang terus memupuk poin.
UKSW juga tidak mempunyai pertahanan cukup rapi untuk meredam lancaran serangan UPH. Hasil akhir pertandingan dimenangkan UPH, 61-43.
Pada perebutan ranking ketiga sektor putra Campus League melangkah cukup sengit. Kejar-kejaran poin terjadi saat UPH ditantang Ubaya.
UPH sempat memimpin di nomor 10-2 pada awal laga. Agresivitas tim tuan rumah cukup mengagetkan Ubaya.
Ubaya kemudian bangkit dengan banyak melayangkan tembakan three point. Ubaya tempel ketat UPH 16-18 pada akhir kuarter pertama.
Pada kuarter kedua, Ubaya lebih cemerlang. Serangan tim kampus dengan jersey merah-merah lebih efektif daripada UPH.
Hasilnya tambahan 19 poin sukses diukir Ubaya. UPH sendiri hanya menambah 13 nomor di kuarter ini. Ubaya kembali memimpin dengan skor 35-31.
Di kuarter tiga, lemparan three point Ubaya banyak berbuah poin. Tim asal Provinsi Jawa Timur menjauh dari kejaran saat papan skor menunjukkan nomor 46-39.
Bobby Geraldo dan Revan Surya jadi dua pemain nan selalu sukses menjaringkan bola dari jarak jauh.
Cara memperkuat Ubaya juga jempolan. Transisi area ke man to man melangkah rapi sehingga memaksa UPH tak banyak melakukan drive ke jantung pertahanan Ubaya.
Tembakan three point UPH juga banyak nan meleset. Lantas tambahan poin Erwin Rostam dkk jadi minim. Ubaya memimpin dengan skor 51-43 pada akhir kuarter ketiga.
UPH menemukan ritme permainan terbaik pada kuarter empat. Tim berlogo elang sukses memangkas jarak hingga 50-52.
Keasyikan menyerang, jaring UPH malah kembali koyak. Serangan kembali Ubaya kembali menjauhkan selisih nomor jadi 58-50.
Pertandingan melangkah alot pada tiga menit terakhir. UPH tak bisa mendulang banyak poin untuk mengejar ketertinggalan. Walhasil, kemenangan sukses diukir Ubaya dengan skor 63-51.
(afr/nva)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·