Jakarta, CNN Indonesia --
Penyerang Bayern Munchen, Harry Kane, menangis setelah kandas ke final Liga Champions usai bermain seri 1-1 dengan Paris Saint-Germain (PSG) pada leg kedua babak semifinal di Allianz Arena, Kamis (7/5) awal hari WIB.
Dalam laga tersebut Bayern Munchen tertinggal 0-1 lebih dulu berkah gol sigap Ousmane Dembele. Serangan kembali sigap PSG melalui Khvicha Kvaratskhelia tidak bisa diredam tuan rumah. Akhirnya, Kvaratskhelia memberikan umpan matang bisa dieksekusi dengan baik oleh Dembele.
Bayern Munchen tentu tidak tinggal diam. Hanya saja, sejumlah upaya tim didikan Vincent Kompany ini dalam mencari gol penyeimbang menemui jalan buntu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Solidnya pertahanan PSG membikin serangan Bayern nyaris frustrasi. Gol nan diinginkan Die Bayern baru tercipta pada menit injury time babak kedua lewat sepakan kaki kiri Harry Kane pada menit ke-90+4.
Hasil seri itu membikin PSG menang agregat 6-5 atas Bayern Munchen. Kemenangan tersebut meloloskan PSG untuk kedua kalinya secara beruntun ke final Liga Champions. Pada final Liga Champions kali ini, PSG bakal melawan Arsenal.
Kegagalan lolos ke final Liga Champions memberikan momen emosional kepada Harry Kane. Mata penyerang asal Inggris itu sembab. Kane tidak bisa menahan air mata nan keluar.
Pemain 32 tahun itu sempat ditenangkan oleh kiper Manuel Neuer. Vincent Kompany juga memberikan pelukan hangat kepada eks pemain Tottenham Hotspur itu.
Momen Kane menangis tersebut tersebar di media sosial melalui sejumlah unggahan foto maupun video. Sejak berasosiasi dengan FC Hollywood pada 2023, Kane belum bisa mempersembahkan trofi Liga Champions untuk Bayern Munchen.
(sry/sry)
Add
as a preferred source on Google
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·