Hampir 100 Sekolah Di Jepang Tutup Usai Beruang Berkeliaran

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Nyaris 100 sekolah di Kota Utsonomiya, Jepang tutup usai sejumlah beruang keliaran di area padat masyarakat pekan ini.

Menurut majelis pendidikan Utsonomiya, total 94 sekolah termasuk sekolah dasar dan menengah pertama negeri di kota itu ditutup mulai Senin (8/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum jelas apakah sekolah-sekolah tersebut bakal dibuka kembali di akhir pekan ini.

Para petugas polisi dan personil asosiasi perburuan setempat turut beroperasi untuk menangkap beruang.

"Kami telah mengerahkan petugas ke daerah-daerah tempat beruang terlihat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendesak mereka untuk tetap berada di dalam rumah," kata seorang pejabat kota, dikutip South China Morning Post (SCMP).

Rekaman dari letak kejadian menunjukkan petugas dan para pemburu sukses menangkap beruang dengan senapan bius lampau mengangkatnya ke truk.

Di tengah upaya itu, otoritas Utsonomiya meminta penduduk untuk melakukan tindakan pencegahan seperti mengunci pintu dan jendela.

Kelompok Manajemen Satwa Liar sebelumnya melaporkan beruang pertama kali menampakkan diri di Utsonomiya pada 6 Juni.

Sehari kemudian, satu beruang terlihat di laman sekolah menengah pertama, dan satu lainnya terekam kamera keamanan di area perbelanjaan di pusat kota. Sejak saat itu, terjadi penampakan di beragam letak di seluruh Utsonomiya.

Selain itu, petugas polisi dilaporkan mengonfirmasi keberadaan beruang lagi pada Senin malam.

Jepang sudah lama bergulat dengan masalah beruang nan semakin meningkat hingga menyebakan kematian. Serangan tersebut mencapai rekor tertinggi pada musim gugur lalu.

Situasi tersebut menjadi keadaan darurat nasional dan membikin pihak berkuasa mengirim pasukan militer ke daerah-daerah nan terkena akibat parah.

Video-video beruan mengacak-acak lorong supermarket dan berkeliaran di laman sekolah viral di media sosial dan membikin masyarakat setempat khawatir.

Serangan beruang nan meningkat disebabkan beberapa faktor, diantaranya populasi beruang nan melonjak di tengah penurunan perburuan.

Perubahan suasana juga menyebabkan hasil panen nan jelek dan mendorong beruang mencari makanan di tempat lain. Selain itu, penurunan jumlah orang nan tinggal di pedesaan memungkinkan beruang memasuki wilayah nan dihuni manusia dengan lebih mudah.

(isa/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional