Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih timnas Jepang Hajime Moriyasu mengecewakan hasil seri 2-2 dalam laga perdana Piala Dunia 2026 kontra Belanda nan digelar pada Senin (15/6) awal hari WIB.
Bagi Moriyasu, Jepang semestinya dapat mencuri tiga poin dari Belanda. Kendati begitu, dia tak kalah bangga dengan kerja keras anak asuhnya pada pertandingan nan dihelat di Stadion Dallas.
"Sangat mengecewakan bahwa kami tidak bisa menang, tetapi apalagi ketika kami tertinggal dua kali, para pemain tidak menyerah dan betul-betul berjuang sebagai tim nan bersatu, handal dan gigih, hingga akhir," kata Moriyasu menukil Soccer Digest.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meskipun mengecewakan bahwa kami hanya sukses mendapatkan satu poin, saya pikir kami bisa berbagi semangat juang nan sama sebagai sebuah tim," tambahnya.
Samurai Biru sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Virgil Van Djik dan Crysencio Summerville sebelum Keito Nakamura dan Daitchi Kamada sukses menyamakan kedudukan.
Menurut Moriyasu, timnya solid dalam memperkuat dan garang kala melancarkan serangan. Tak pelak, di laga berikutnya pembimbing berumur 57 tahun itu mengincar tiga poin untuk memperbesar kesempatan lolos ke fase gugur.
Jepang nan tergabung di dalam Grup F bakal menghadapi tantangan dari Tunisia (21/6) dan Swedia (26/6) pada dua laga berikutnya di fase grup.
"Kami memperkuat dengan gigih dan sabar. Dalam serangan, kami meningkatkan jumlah serangan agresif, dan saya pikir para pemain mengeksekusi apa nan kami tuju dan apa nan telah kami persiapkan dengan baik," ujar Moriyasu.
"Kami bakal mempersiapkan diri sebagai tim nan berasosiasi sehingga kami dapat meraih tiga poin," tuturnya.
(afr/ptr)
Add
as a preferred source on Google
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·