PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) sukses menggelar malam puncak Grand Final Pemilihan Jagau dan Nyai Kalteng Tahun 2026.
Acara nan menjadi rangkaian krusial dari Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) ini diselenggarakan dengan meriah di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya, Selasa (19/5/2026) malam.
Ajang unjuk talenta dan pelestarian budaya ini diikuti oleh 13 perwakilan Kabupaten/Kota, ialah Palangka Raya, Barito Utara, Barito Timur, Kotawaringin Barat, Gunung Mas, Sukamara, Seruyan, Lamandau, Pulang Pisau, Murung Raya, Barito Selatan, Katingan, dan Kapuas.
Kemeriahan malam grand final ini juga dihiasi oleh penampilan tarian wilayah nan memukau dari Sanggar Seni Betang Batarung dan Sawung Batarung.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Linae Victoria Aden dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian seleksi telah berjalan sejak 15 hingga 19 Mei 2026.
Ia menekankan bahwa arena ini bukan sekadar panggung kecantikan, melainkan pencarian duta budaya dan pariwisata daerah.
“Sektor pariwisata merupakan pilar strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui pemilihan Jagau dan Nyai Kalteng Tahun 2026, kita mencari figur nan tidak hanya berpenampilan menarik, tetapi juga cerdas, pintar, tutang harati, komunikatif, serta mempunyai kepedulian terhadap budaya dan pariwisata daerah. Jagau dan Nyai bukan sekadar simbol budaya, tapi pemasok perkembangan nan terus dan berkelanjutan,” tegas Linae.
Senada dengan perihal tersebut, Ketua TP PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, nan datang membuka aktivitas mewakili gubernur Kalteng, menitipkan pesan mendalam bagi para peserta.
Ia berambisi generasi muda Kalteng dapat menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat.
“Malam Grand Final ini bukan sekadar arena pemilihan putra-putri terbaik daerah, tetapi wadah untuk merepresentasikan generasi muda nan mempunyai karakter, wawasan, kecintaan terhadap budaya, serta semangat untuk berkontribusi bagi daerah. Menjadilah generasi nan adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berakar kuat pada nilai budaya dan semangat pembangunan,” ucap Aisyah.
Kemeriahan dan ketegangan memuncak saat majelis juri mengumumkan para pemenang kategori unik nan penghargaannya diserahkan langsung oleh para tokoh krusial daerah.
Berikut adalah daftar pemenang, Kategori Favorit: Jagau Murung Raya dan Nyai Murung Raya; Kategori Busana Terbaik: Jagau Barito Selatan (Desainer: Stefan Aji) dan Nyai Katingan (Desainer: Aboh Zali); Kategori Fotogenik: Jagau Katingan dan Nyai Kapuas; Kategori Berbakat: Jagau Murung Raya dan Nyai Sukamara; Kategori Intelegensia: Jagau Barito Timur dan Nyai Murung Raya.
Di akhir acara, majelis juri menetapkan perwakilan Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Gunung Mas sebagai Jagau dan Nyai Kalteng 2026.
Sementara itu, perwakilan Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Sukamara sukses meraih posisi Wakil Jagau I dan II. Pada kategori Nyai, perwakilan Kota Palangka Raya dan Kabupaten Barito Selatan terpilih sebagai Wakil Nyai I dan II Kalteng 2026.
Turut datang memeriahkan aktivitas tersebut unsur Forkopimda Provinsi Kalteng, para Bupati/Wali Kota se-Kalteng, Kepala Perangkat Daerah, Putri Indonesia Pariwisata 2024 Tata Juliastrid, serta ribuan masyarakat nan memadati GOR Indoor Serbaguna. (mmckalteng)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) sukses menggelar malam puncak Grand Final Pemilihan Jagau dan Nyai Kalteng Tahun 2026.
Acara nan menjadi rangkaian krusial dari Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) ini diselenggarakan dengan meriah di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya, Selasa (19/5/2026) malam.
Ajang unjuk talenta dan pelestarian budaya ini diikuti oleh 13 perwakilan Kabupaten/Kota, ialah Palangka Raya, Barito Utara, Barito Timur, Kotawaringin Barat, Gunung Mas, Sukamara, Seruyan, Lamandau, Pulang Pisau, Murung Raya, Barito Selatan, Katingan, dan Kapuas.
Kemeriahan malam grand final ini juga dihiasi oleh penampilan tarian wilayah nan memukau dari Sanggar Seni Betang Batarung dan Sawung Batarung.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Linae Victoria Aden dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian seleksi telah berjalan sejak 15 hingga 19 Mei 2026.
Ia menekankan bahwa arena ini bukan sekadar panggung kecantikan, melainkan pencarian duta budaya dan pariwisata daerah.
“Sektor pariwisata merupakan pilar strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui pemilihan Jagau dan Nyai Kalteng Tahun 2026, kita mencari figur nan tidak hanya berpenampilan menarik, tetapi juga cerdas, pintar, tutang harati, komunikatif, serta mempunyai kepedulian terhadap budaya dan pariwisata daerah. Jagau dan Nyai bukan sekadar simbol budaya, tapi pemasok perkembangan nan terus dan berkelanjutan,” tegas Linae.
Senada dengan perihal tersebut, Ketua TP PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, nan datang membuka aktivitas mewakili gubernur Kalteng, menitipkan pesan mendalam bagi para peserta.
Ia berambisi generasi muda Kalteng dapat menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat.
“Malam Grand Final ini bukan sekadar arena pemilihan putra-putri terbaik daerah, tetapi wadah untuk merepresentasikan generasi muda nan mempunyai karakter, wawasan, kecintaan terhadap budaya, serta semangat untuk berkontribusi bagi daerah. Menjadilah generasi nan adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berakar kuat pada nilai budaya dan semangat pembangunan,” ucap Aisyah.
Kemeriahan dan ketegangan memuncak saat majelis juri mengumumkan para pemenang kategori unik nan penghargaannya diserahkan langsung oleh para tokoh krusial daerah.
Berikut adalah daftar pemenang, Kategori Favorit: Jagau Murung Raya dan Nyai Murung Raya; Kategori Busana Terbaik: Jagau Barito Selatan (Desainer: Stefan Aji) dan Nyai Katingan (Desainer: Aboh Zali); Kategori Fotogenik: Jagau Katingan dan Nyai Kapuas; Kategori Berbakat: Jagau Murung Raya dan Nyai Sukamara; Kategori Intelegensia: Jagau Barito Timur dan Nyai Murung Raya.
Di akhir acara, majelis juri menetapkan perwakilan Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Gunung Mas sebagai Jagau dan Nyai Kalteng 2026.
Sementara itu, perwakilan Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Sukamara sukses meraih posisi Wakil Jagau I dan II. Pada kategori Nyai, perwakilan Kota Palangka Raya dan Kabupaten Barito Selatan terpilih sebagai Wakil Nyai I dan II Kalteng 2026.
Turut datang memeriahkan aktivitas tersebut unsur Forkopimda Provinsi Kalteng, para Bupati/Wali Kota se-Kalteng, Kepala Perangkat Daerah, Putri Indonesia Pariwisata 2024 Tata Juliastrid, serta ribuan masyarakat nan memadati GOR Indoor Serbaguna. (mmckalteng)
2 minggu yang lalu


English (US) ·
Indonesian (ID) ·