Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih timnas Irak Graham Arnold sukses memecahkan tiga rekor sekaligus usai membawa Irak lolos ke Piala Dunia 2026.
Timnas Irak menjadi negara terakhir memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. Irak melewati jalur panjang ke Piala Dunia 2026. Kemenangan 2-1 atas Bolivia jadi laga 'final' bagi Aymen Hussein dan kawan-kawan.
Dalam pertandingan nan berjalan di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko, Rabu (1/4) waktu Indonesia, Irak unggul lebih dulu lewat gol Ali Al Hamadi pada menit ke-10. Bolivia sempat membalas lewat Moises Paniagua pada menit ke-38.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol penentu nan memastikan Irak meraih tiket Piala Dunia 2026 berasal dari kaki Aymen Hussein pada menit ke-53.
Laga Irak vs Bolivia merupakan pertandingan kualifikasi Piala Dunia nan paling akhir digelar. Irak pun menjadi negara ke-48 nan memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
Keberhasilan membawa Irak lolos ke Piala Dunia 2026 membikin Graham Arnold memecahkan tiga rekor sekaligus.
Pertama, Graham Arnold menjadi pembimbing asal Australia pertama nan memimpin negara lain ke Piala Dunia.
Kedua, Graham Arnold menjadi pembimbing Australia pertama nan tampil di Piala Dunia secara berturut-turut.
Ketiga, Graham Arnold menjadi pembimbing pertama Irak nan membawa negara tersebut lolos ke Piala Dunia sejak 1986 alias setelah 40 tahun.
Graham Arnold pun dianggap menjadi pahlawan bagi 46 juta masyarakat Irak. Pelatih asal Australia itu disambut meriah dengan diarak oleh para pemain dan staf usai peluit panjang dibunyikan pada pertandingan melawan Bolivia.
"Saya mau mengatakan kepada mereka [fans Irak]: Saya sangat senang bahwa kita telah membikin 46 juta orang bahagia. Terutama dengan apa nan terjadi di Timur Tengah saat ini, saya sangat senang untuk mereka," kata Arnold usai pertandingan dikutip dari Football 360.
(rhr/rhr/jun)
Add
as a preferred source on Google
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·