Gol 'tangan Tuhan' Maradona Di Balik Argentina Juara Piala Dunia 1986

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Argentina meraih gelar Piala Dunia 1986 di Meksiko ketika Diego Maradona tampil sebagai arsitek utamanya. Hal itu merujuk gol kontroversi Maradona nan kemudian dikenal sebagai gol "Tangan Tuhan."

Piala Dunia 1986 semula dijadwalkan digelar di Kolombia, namun negara itu tak sanggup memenuhi tuntutan ekonomi penyelenggaraan. Meksiko pun ditunjuk sebagai tuan rumah pengganti meski baru setahun sebelumnya diguncang gempa bumi luar biasa nan menewaskan 25.000 jiwa.

Argentina datang ke Meksiko dengan misi nan jelas bagi Maradona: menebus kegagalan pahit di Piala Dunia 1982 sekaligus membuktikan diri usai periode susah di Barcelona. Sejak laga pertama, dia menjadi nyawa bagi Argentina hingga keluar sebagai juara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maradona terlibat dalam setiap gol Argentina di fase grup, termasuk mencetak gol penyama kedudukan saat menghadapi Italia selaku juara bertahan. Ia menjadi poros serangan nan membawa Argentina melaju mulus ke perempat final.

Di perempat final, Argentina berjumpa Inggris. Laga ini berjalan hanya empat tahun setelah kedua negara terlibat perang di Kepulauan Falkland.

Menit ke-51, gol kontroversial Maradona mengubah arah pertandingan. Satu dua Maradona dan Jorge Valdano berhujung dengan sepakan keras Valdano nan mengenai pemain belakang Inggris hingga bola melambung ke udara.

Maradona, dengan postur nan jauh lebih kecil, berduel dengan kiper Inggris. El Pelusa lampau melompat dan memukul bola dengan tangan kirinya hingga masuk ke gawang. Wasit Tunisia Ali Bin Nasser mengesahkan gol tersebut.

Maradona sadar betul bola itu ditepis tangannya, bukan kepalanya. Ia langsung berteriak ke rekan-rekannya agar terus merayakan gol demi meyakinkan wasit. Ia juga tahu wasit tidak berada di posisi nan tepat untuk memandang dengan jelas.

Baca di laman berikutnya>>>

Add as a preferred
source on Google

Sumber cnn-sport