Florentino Perez Meledak Di Konferensi Pers, Serang Barcelona

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden klub Real Madrid, Florentino Perez, meluapkan emosi dalam konvensi pers nan berjalan Selasa (12/5) malam waktu Indonesia.

Perez nan sudah dua kali menjabat sebagai orang nomor satu di Los Blancos, pada 2000 hingga 2006 dan 2009 hingga sekarang, tidak bisa menutup beragam kekesalan dan kekecewaan.

Pebisnis berumur 79 tahun itu mengawali konvensi pers dengan langsung menegaskan bakal tetap memimpin Madrid sembari menyerang wartawan dengan kata-kata nan menohok setelah memandang tulisan nan menyatakan El Real dalam krisis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mau memakai kesempatan ini untuk menanggapi orang-orang nan mengkhawatirkan saya. Saya terus memimpin klub dan perusahaan saya, nan menghasilkan 50 juta euro per tahun. Kesehatan saya sempurna. Jika saya menderita kanker, saya bakal pergi ke pusat onkolgi. Itu pasti sudah dilaporkan di seluruh dunia. Itu tidak betul dan rumor itu sudah berkembang," kata Perez dilansir dari Diario AS.

Perez melanjutkan konvensi pers dengan membeberkan pencapaian klub, baik di sektor sepak bola maupun bola basket sekaligus menyatakan tidak bakal terintimidasi oleh beragam terpaan.

Sebuah ucapan frontal soal Barcelona pun jadi sebuah topik nan menjadi pembahasan Perez dengan menyatakan persekongkolan antara badan nan bertanggung jawab atas wasit di La Liga dengan rival Madrid tersebut.

Perez mengungkit kasus Negreira nan merupakan skandal suap nan terjadi pada 2018. Ketika itu Barcelona dituduh bayar sekitar 8 juta euro kepada Jose Negreira nan merupakan mantan wakil presiden komite wasit Spanyol.

"Kasus Negreira, kasus korupsi olahraga, tetap berlanjut. Ada wasit pada era itu nan tetap memimpin pertandingan. Kami bakal mengusulkan berkas ke UEFA agar perihal itu diakhiri," ucap Perez.

Perez pun menyatakan kerugian tak hanya dialami Madrid sembari berambisi kesungguhan UEFA dalam kasus tersebut.

"Para personil Madrid mendukung saya dalam perang melawan Negreira dan lainnya. Bukan selalu Real Madrid nan rugi, tetapi juga tim lain. Barça selalu diuntungkan. Kita bakal lihat apakah UEFA bakal turun tangan dalam masalah ini, dan mereka pasti bakal turun tangan."

"Tidak mungkin ada kecurigaan korupsi nan berjalan lebih dari 20 tahun. Kita bakal lihat apa nan terjadi secara pidana dan secara olahraga dengan UEFA. Kita bakal lihat apa nan terjadi. Saya tidak datang ke sini agar wasit menjadi kaya raya dari duit Barcelona," ujar Perez.

[Gambas:Video CNN]

(nva/abs)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-sport