Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengimbau kepala wilayah menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di wilayah masing-masing. Etho, sapaan Erick mengatakan nobar Piala Dunia selain untuk menghibur masyarakat juga untuk menggerakkan roda perekonomian.
"Momentum ini kudu kita manfaatkan tidak hanya sebagai pesta sepak bola dunia, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menghibur masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian rakyat,"kata Etho, Kamis (11/6) dalam keterangan tertulisnya.
Nobar apalagi dalam skala besar menurutnya bakal menciptakan pusat-pusat keramaian nan berakibat langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika masyarakat berkumpul untuk menonton pertandingan bersama, bakal tercipta keramaian nan sehat dan produktif. Pedagang makanan dan minuman, warung kopi, pelaku UMKM, hingga beragam upaya mini lainnya bakal mendapatkan faedah ekonomi dari meningkatnya jumlah pengunjung. Ini adalah kesempatan nan kudu kita sorong bersama," ujar Etho.
Ia juga berambisi pemerintah wilayah dapat bekerja-sama dengan beragam pihak untuk menyediakan letak nobar nan aman, nyaman, tertib, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Akses siaran cuma-cuma ini menjadi corak pemerataan kesempatan bagi seluruh penduduk Indonesia untuk menikmati arena olahraga terbesar di bumi tanpa kudu terbebani biaya berlangganan.
"Di banyak negara, masyarakat kudu bayar untuk dapat menyaksikan pertandingan Piala Dunia. Karena itu, kita patut berterima kasih bahwa masyarakat Indonesia dapat menikmati tayangan ini secara gratis. Semoga momentum ini semakin memperkuat persatuan bangsa sekaligus memberikan faedah ekonomi bagi masyarakat di seluruh daerah," katanya.
Nobar Piala Dunia TNI-Polri
Sebelumnya TNI dan Polri juga menyatakan bakal menggelar nobar Piala Dunia.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut aktivitas itu bakal digelar mulai dari tingkat Mabes Polri hingga Polsek jajaran.
Sigit menyampaikan lewat penyelenggaraan nonton bareng itu juga diharapkan dapat membantu perekonomian UMKM di masing-masing wilayah.
"Sehingga kemudian ini bisa menjadi intermezo masyarakat, intermezo rakyat, sekaligus juga membantu menghidupkan ekonomi wilayah dari sisi UMKM tingkat daerah," tuturnya, Rabu (10/6).
Sementara itu TNI melalui Kapuspen Brigjen Muhammad Nas menyatakan aktivitas nonton bareng dilakukan untuk membangun semangat nasionalisme, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta meningkatkan kebersamaan.
"Selain menjadi sarana intermezo dan kebersamaan bagi masyarakat, Nobar Kebangsaan juga diharapkan dapat memberikan akibat positif bagi perekonomian wilayah melalui pelibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar letak penyelenggaraan," jelasnya dalam siaran pers.
Ia menyebut nonton bareng bakal diselenggarakan satuan jejeran TNI dari mulai Kodam, Koarmada, Kodaeral, Kodau, Koopsud, Korem, Kodim, Lanal, Lanud, Koramil, hingga Posal.
Nas menyebut Nobar Kebangsaan ini merupakan bentuk komitmen TNI untuk terus membangun kedekatan dan komunikasi nan positif dengan masyarakat melalui aktivitas nan edukatif, inklusif, dan bermanfaat.
"Melalui Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026, masyarakat diharapkan dapat mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa dalam suasana nan aman, tertib, dan penuh kebersamaan," kata Nas.
(tim/sur)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·